Selasa, 17Maret 2015, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA didampingi oleh Sekretaris Linda Al Amin, ST., MT, dan Kepala BidangEkonomi sertaKepala Bidang Sosial Budayahadir dalam Talkshow di Radio Ternd Fm, Jl. Taman Pahlawan, No. 41pukul 08.00 WIB. Dialog Interaktif tersebut mengusung tema Satu Perencanaan Jabar Untuk Meningkatkan Daya Saing dan Kemandirian Dalam Persaingan Global. Kepala Bappeda selaku narasumber utama, mengingatkan kembali mengenai lima arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni : (1) melanjutkan melanjutkan program-program yang sudah baik, selanjutnya dimanfaatkan dan direplikasi ke berbagai Daerah. (2) menuntaskan menuntaskan program-program yang sudah baik yang belum selesai. (3) memberi dukungan memberikan dukungan pada program-program pembangunan yang dilakukan langsung oleh komunitas berbasis masyarakat, akademisi, serta dunia usaha. (4) reposisi menerapkan strategi baru untuk program-program pembangunan yang sudah baik namun belum bisa dilaksanakan pembangunannya karena mengalami hambatan. (5) reorientasi pembangunan melakukan reorientasi dengan menyusun program-program baru bersifat terobosan, sesuai dengan perkembangan dan tuntutan pembangunan yang perlu segera dilaksanakan. Menurut Prof. Denny, ada hal penting yang harus selalu diingat, sebagai mandatory yang harus dilaksanakan, yakni 8 Janji Gubernur Jawa Barat, diantaranya tentang pendidikan gratis untuk SD, SMP, SMA yang disandingkan dengan pembangunan 20.000 ruang kelas baru se-Jawa Barat, kemudian Beasiswa untuk pemuda maksimal berusia 30 tahun, Basiswa Tenaga Medis, dan Beasiswa Para Atlit sehingga tidak ada lagi atlit yang menjual medali. Menyimak pembangunan ruang kelas baru, seharusnya sekolah tidak lagi meminta uang pembangunan kepada masyarakat, karna program pembangunan ruang kelas sudah termasuk dalam janji Gubernur yang harus direalisasikan. Kalau mau meminta uang pembanguanan jangan kepada masyarakat, tapi kepada pemerintah tuturnya. Ada beberapa pertanyaan lewat telpon dalam dialog langsung tersebut, diantaranya mengenai bantuan yang terkadang mengalami potongan. Menanggapi hal itu, Prof. Denny menjelaskan bahwa pada Tahun ini, Gubernur sudah memberikan surat edaran agar semua bantuan tidak lagi mengalami potongan-potongan. Kalau bantuannya sepuluh juta ya harus diterima sepuluh juta jelasnya. Terkait permohonan bantuan dana, beliau juga menjelaskan bahwa pihaknya akan mengakhiri untuk setiap permohonan bantuan dana yang hanya menggunakan selembar kertas tanpa adanya proposal yang lengkap. Terlebih lagi pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menetapkan Pergub No. 52 Tahun 2014 Pasal 16 tentang penggunaan dan pengelolaan system RKPD Jabar Online 2101. Berikut adalah beberapa bantuan yang akan dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi, yakni program Rutilahu, dan masyarakat Purwakarta masih banyak yang belum mempunyai jamban sehingga rencananya akan dibuat MCK dirumah masing-masing yang limbahnya menjadi saluran Sanitasi Komunal. Pada akhir acara, Prof. Denny menghimbau Mari kita sukseseskan pembangunan metropolitan kembar dengan Jakarta yang disebut Metropolitan BODEBEKARPUR (Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta). Untuk itu jangan sampai masyarakat Purwakarta hanya menjadi penontontuturnya.