BAPPEDA JABAR - Sekda Herman Dorong HIPPI Jabar Lahirkan Pengusaha Inklusif
Sekda Herman Dorong HIPPI Jabar Lahirkan Pengusaha Inklusif
30 September 2026 06:52

KOTA BEKASI – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mendorong Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jawa Barat memperkuat peran sebagai kekuatan ekonomi yang inklusif sekaligus adaptif menghadapi peluang pertumbuhan ekonomi daerah.

Pesan tersebut disampaikan Herman saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pengurus Daerah HIPPI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2025-2030 di Hotel Horison, Kota Bekasi, Senin (28/9/2026) sore.

Herman mengapresiasi HIPPI yang terus membangun kiprah dunia usaha di Jawa Barat. Namun, menurutnya, kiprah tersebut perlu diwujudkan melalui karya yang terbuka dan melibatkan seluruh elemen pelaku ekonomi.

“Saya apresiasi HIPPI. Tentu kami berharap HIPPI bisa membuktikan dengan karya yang inklusif. Human relationship kan harus inklusif,” kata Herman.

Menurut Herman, pembangunan ekonomi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Pemerintah, dunia usaha, dan berbagai kelompok masyarakat perlu membangun kolaborasi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, ia berharap HIPPI tidak berhenti pada aktivitas organisasi, tetapi mampu melahirkan karya dan prestasi yang membawa para anggotanya naik kelas.

“Keluarga besar HIPPI inklusif dalam karya, inklusif dalam prestasi. Bagaimana bisa naik kelas, kemudian bisa bermanfaat banyak,” ujarnya.

Herman juga menekankan pentingnya keberanian pelaku usaha untuk bergerak lebih maju dan membaca perubahan. Ia mendorong HIPPI menghasilkan karya yang satu langkah lebih maju sehingga mampu menangkap peluang ekonomi yang terus berkembang.

Dari sisi makroekonomi, Herman menyebut kondisi perekonomian Jawa Barat saat ini memberikan ruang bagi dunia usaha untuk melakukan ekspansi. Berdasarkan data yang disampaikannya, ekonomi Jawa Barat pada triwulan II 2026 tumbuh 5,73 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan tersebut, lanjut Herman, ditopang oleh sejumlah komponen ekonomi yang menunjukkan perkembangan positif, mulai dari belanja pemerintah (government spending), konsumsi, investasi, hingga aktivitas ekspor-impor.

“Silakan teman-teman pengusaha ambil peluang, opportunity, baik di sektor government, konsumsi, investasi, bahkan di ekspor-impor. Ruang sangat terbuka,” tuturnya.

Menurut Herman, momentum pertumbuhan ekonomi tersebut perlu dimanfaatkan dunia usaha untuk memperluas skala bisnis. Ia menilai kondisi ekonomi yang positif menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk melakukan ekspansi sekaligus meningkatkan kapasitas usahanya.

“Ekonomi Jawa Barat sekarang bertumbuh. Ini adalah waktu yang tepat untuk ekspansi, waktu yang tepat untuk naik kelas,” kata Herman.

Selain momentum pertumbuhan ekonomi, Herman mengingatkan pentingnya memanfaatkan periode bonus demografi yang berlangsung pada 2025-2030. Menurutnya, periode tersebut merupakan kesempatan strategis yang tidak datang dua kali dalam bentuk yang sama.

“Mumpung kita juga ada momentum bonus demografi 2025-2030. Kalau lepas dari itu, momentumnya sudah hilang. Jadi manfaatkan waktu lima tahun ke depan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Herman berharap Rakerda HIPPI Jawa Barat menjadi ruang untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat kapasitas pengusaha, memperluas kolaborasi, dan menangkap peluang ekonomi yang tersedia.

“Saya yakin keluarga besar HIPPI akan sukses,” ujar Herman.

HUMAS JABAR
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat

Kontak
Jl. Ir. H. Juanda No.287, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135
(022) 2516061
BAPPEDA JABAR - twitter BAPPEDA JABAR - facebook BAPPEDA JABAR - tiktok
Copyright © Humas Bappeda Provinsi Jawa Barat 2022