PADALARANG, AYOBANDUNG.COM–Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah berupaya terus meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang telah menyentuh 5,64% sepanjang 2018. Salah satunya adalah dengan menciptakan kemudahan berbisnis dan berinvestasi di Jabar lewat pemanfaatan teknologi. Hal tersebut disampaikan Iwa ketika memberi sambutan pada Pembukaan Forum Perangkat Daerah Dinas PMPTSP Jabar di Mason Pine Hotel, Padalarang, Rabu (6/3/2019). Dia mengatakan, Jabar saat ini telah membangun sejumlah fasilitas layanan publik berbasis teknologi guna memudahkan pelayanan izin usaha secara integratif. Hal ini juga sekaligus dilakukan guna mewujudkan cita-cita Jabar dalam lima tahun ke depan sebagai smart and digital province. “Inovasi di bidang pelayanan publik, khususnya di bidang perizinan berusaha, juga merupakan salah satu dari delapan program unggulan yang menjadi fokus pembangunan dalam lima tahun ke depan untuk mewujudkan Jabar sebagai smart and digital province,” ungkap Iwa. Selaras dengan keputusan pemerintah pusat, menurut Iwa, Jabar juga menerapkan sistem Online Single Submission (OSS) dengan lebih menyeluruh. Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengurus penerbitan izin usaha secara satu pintu melalui satu sistem. Di samping itu, Iwa mengatakan, Jabar juga memberikan sejumlah insentif lain guna memberikan dukungan kemudahan berusaha, mulai dari kerjasama investasi dengan pemerintah hingga fasilitas kemanan data. “Ada investasi melalui skema kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU); jaminan ketersediaan sumber daya air, internet dan pasokan listrik; program klik; insentif pajak; fasilitasi bea impor; serta keamanan data dan jaringan internet,” jelasnya. Faktor pendukung dalam melangsungkan kemanan berbisnis dengan basis digital, Iwa mengatakan, juga penting untuk difasilitasi. “Untuk itu, Pemprov Jabar hadir dengan inovasi digital melalui program Jabar Saber Hoax, Jabar Quick Response dan Jabar Digital Service,” jelas Iwa.