Antarajabar.com – Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan pemerintah provinsi melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang berkomitmen menuntaskan perbaikan 23 ruas jalan penting yang akan menjadi jalur mudik Lebaran 2017. “Secara umum kondisi infrastruktur di Jabar siap untuk digunakan untuk mudik 2017 karena selalu dilakukan pemeliharaan secara berkala setiap tahunnya oleh dinas teknis terkait dan senantiasa berkoordinasi dengan pusat,” kata Iwa Karniwa ketika dihubungi melalui telepon, Selasa. Akan tetapi, kata Iwa, tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa titik terjadi kerusakan karena faktor teknis dan non teknis atau faktor alam dan masih ada ruas milik pemerintah pusat, dan provinsi yang kondisinya tengah dilakukan perbaikan. “Jadi berdasarkan laporan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, diketahui bahwa ada 23 ruas jalan baik kewenangan pemerintah pusat maupun provinsi yang mengalami kerusakan,” kata dia. Menurut dia, berdasarkan catatan Pemprov Jawa Barat diketahui ruas tersebut tersebar di sejumlah wilayah baik di ruas tol maupun jalan raya dan salah satu diantaranya jalur nasional Bandung-Nagreg-Gentong-Ciamis-Banjar yang terdapat kerusakan jalan di beberapa titik lokasi. “Di ruas tersebut ada beberapa fasilitas jalan seperti PJU, guadrill, dan rambu-rambu ternyata banyak yang tidak berfungsi atau tidak layak,” kata dia. Selain itu, lanjut dia, di jalur ini ada beberapa titik lokasi yang menjadi hambatan samping dan atau pasar tumpah serta titik lokasi pertemuan perlintasan dan pemerintah pusat bersama provinsi akan berkoordinasi untuk mengatasi persoalan di jalur Selatan tersebut. “Sehingga perlu dilakukan pemantauan secara berkala. Lalu di jalur tengah ada kerusakan pula di Ruas jalan Cikamurang-Ujung Jaya-Cijelag, Sumedang. Laporan yang diterima ada sekitar 50 panel surya yang menjadi andalan penerangan jalan saat ini kondisinya tidak sempurna,” kata dia. Sementara itu, untuk kondisi kemantapan jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mencapai 90 persen sehingga masih ada 10 persen yang akan diperbaiki. Lebih lanjut ia mengatakan hambatan juga masih terjadi di jalur Kuningan-Ciamis-Tasikmalaya milik Pusat yang tempo hari mengalami longsor dan membuat jalur terputus. “Dan sejauh ini di lapangan sudah dilakukan rekayasa lalu lintas melalui jalur alternative. Perbaikan dan penguatan jalan di ruas yang longsor pun sudah dilakukan,” kata Iwa. (Ajat S/Sapto HP)