Siang ini, DPRD Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Rapat Paripurna DPRD yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/2). Salah satu agenda rapat adalah penetapan rancangan peraturan daerah Provinsi Jawa Barat tentang perubahan atas peraturan daerah Provinsi Jawa Barat nomor 8 tahun 2019 tentang RPJMD Provinsi Jawa Barat tahun 2018-2023. Panitia Khusus IX menyampaikan laporan hasil pembahasan perubahan RPJMD 2018-2023 yang berfokus pada dampak pandemi Covid-19 dan usulan 11 prioritas pembangunan daerah Provinsi Jawa Barat 2020-2023, yaitu: Reformasi sistem kesehatan daerahPemulihan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis inovasiPenguatan sistem ketahanan pangan berkelanjutan Reformasi sistem perlindungan sosialReformasi sistem pendidikan dan kemajuan kebudayaanReformasi sistem kesiapsiagaan penanggulangan resiko bencanaInovasi pelayanan publik dan penataan daerahGerakan membangun desa Pendidikan agama dan tempat ibadah juara Pengembangan infrastruktur konektivitas wilayah dan pengelolaan lingkungan hidupPengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata “Pemerintah daerah harus melakukan evaluasi terhadap hasil RPJMD tahun 2018-2023 untuk memastikan bahwa visi misi dan tujuan sasaran RPJMD Provinsi Jawa Barat tahun 2018-2023 dapat tercapai dengan menjaga keselarasan dan sinergi pembangunan pusat daerah dalam penanganan covid-19,”tutur Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.