BAPPEDA JABAR - Neraca Perdagangan Luar Negeri Jabar Surplus USD22,09 Miliar
Neraca Perdagangan Luar Negeri Jabar Surplus USD22,09 Miliar
04 November 2026 07:10

KOTA BANDUNG – Nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Januari-September 2026 surplus USD22,09 miliar. Nilai tersebut didapat dari ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 yang mencapai USD31,22 miliar, sedangkan impor USD9,13 miliar.

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, ekspor Jawa Barat naik 8,06 persen dibanding periode yang sama 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai USD30,97 miliar juga naik 7,97 persen. Demikian juga ekspor migas yang mencapai USD 244,48 juta atau naik 21,97 persen.

Dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari-September
2026, komoditas yang mengalami peningkatan terbesar adalah Golongan Mesin dan Peralatan Mekanis sebesar USD 515,04 juta (21,72 persen). Sementara yang mengalami penurunan terbesar adalah Golongan Karet dan Barang dari Karet sebesar USD 151,32 juta (13,06 persen).

Ekspor nonmigas Januari-September 2026 terbesar adalah ke Amerika Serikat yaitu USD 5,28 miliar, disusul Filipina sebesar USD2,64 miliar dan ke Jepang sebesar USD2,20 miliar dengan kontribusi ketiganya mencapai 32,67 persen. Sementara ekspor ke ASEAN sebesar USD8,08 miliar dan ekspor ke Amerika dan Eropa sebesar USD11,67 miliar.

“Kinerja ekspor sektoral Januari-September 2026 dibanding periode yang sama 2025 mengalami peningkatan di semua sektor. Sektor Migas naik 21,97 persen; sektor Pertanian naik 19,66 persen dan sektor Industri Pengolahan naik 7,90 persen dan Sektor Pertambangan naik 11,07 persen,” ujar Margaretha dalam acara Rilis Berita Resmi Statistik, Senin (2/11/2026).

Sementara itu, nilai impor Jawa Barat Januari-September 2026 mencapai USD9,13 miliar atau turun 1,25 persen dibanding periode yang sama pada 2025. Impor nonmigas mencapai USD8,58 miliar atau naik 8,04 persen sedangkan impor migas mencapai USD554,20 juta atau turun 48,66 persen.

Dari sepuluh komoditas dengan nilai impor nonmigas terbesar Januari-September 2026, komoditas yang mengalami peningkatan terbesar adalah Golongan Mesin dan Perlengkapan Elektrik sebesar USD341,27 juta (27,82 persen). Sementara, yang mengalami penurunan terbesar adalah Golongan Mesin dan Peralatan Mekanis sebesar USD172,95 juta (22,34 persen).

Negara pemasok barang impor Nonmigas terbesar selama Januari-September 2026 ditempati oleh Tiongkok senilai USD3,66 miliar (42,65 persen), disusul Jepang sebesar USD1,03 miliar (12,03 persen), dan dari Korea Selatan sebesar USD998,58 Juta (11,64 persen).

Nilai impor Januari-September 2026 menurut golongan penggunaan Barang Konsumsi dan Bahan Baku/Penolong naik 12,67 persen dan 0,94 persen, sedangkan dan Barang Modal turun sebesar 5,16 persen.

HUMAS JABAR
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat

Kontak
Jl. Ir. H. Juanda No.287, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135
(022) 2516061
BAPPEDA JABAR - twitter BAPPEDA JABAR - facebook BAPPEDA JABAR - tiktok
Copyright © Humas Bappeda Provinsi Jawa Barat 2022