Wujudkan Smart Province, Jawa Barat Bangun 3.000 Kilometer Jaringan Serat Optik
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 16 May 2018 09:40 , Dilihat Sebanyak : 30 Kali

MAJALENGKA, INFO JABAR — Untuk mewujudkan konsep smart province, pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun jaringan telekomunikasi berbasis serat optik terintegrasi dengan kabupaten/kota. Melalui jaringan serat optik tersebut, diharapkan tata kelola pemerintahan dan layanan publik semakin baik.

Pada tahap awal, infrastruktur transmisi berkecepatan tinggi itu akan dibangun sepanjang 3.000 kilometer, mengintegrasikan jaringan serat optik yang ada di kabupaten/kota di Jawa Barat.

Direktur Utama PT Jabartel Aliyas menjelaskan, jaringan serat optik tersebut akan dibangun di ruas-ruas jalan provinsi. “Selanjutnya diintegrasikan dengan jaringan serat optik yang dibangun pemerintah kabupaten/kota,” katanya setelah membuka workshop Smart City 2018 di Gedung Sate, Bandung, Senin, 14 Mei 2018.

Menurut dia, jaringan serat optik sepanjang 3.000 kilometer itu akan dibangun secara bertahap selama lima tahun ke depan. Sementara tahun ini baru akan dibangun sepanjang 400 kilometer dengan total nilai investasi hingga Rp 500 miliar.  “Pembangunan akan dimulai Juni 2018 mendatang,” ujarnya.

Aliyas menambahkan, sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) pemerintah Provinsi Jawa Barat, pihaknya diberi amanat untuk mewujudkan Jawa Barat sebagai smart province. “Sebagai BUMD, kami memiliki keleluasaan mencari investor. Dalam waktu dekat, ada sejumlah investor yang akan membangun infrastruktur ini bersama kami,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Hening Widyatmoko mengapresiasi pembangunan jaringan serat optik terintegrasi tersebut. Sebab, kata dia, tanpa infrastruktur utama tersebut, konsep smart city yang kerap digaungkan pemerintah kabupaten/kota takkan terealisasi optimal.

“Sekarang sudah zaman revolusi industri. Kalau tidak disiapkan, akan ketinggalan jauh. Perlu adanya political will alokasi anggaran untuk penyiapan infrastruktur agar smart city bukan hanya omong doang,” ujarnya.