Warga Majalengka Harus Mendominasi Peluang Kerja di BIJB Kertajati
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 31 Mar 2017 09:56 , Dilihat Sebanyak : 143 Kali
Pembangunan BIJB//TATI PURNAWATI

MAJALENGKA, (PR).- Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan fasilitasi secara gratis bagi 10 orang calon siswa yang ingin mengikuti pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat Majalengka yang perekrutannya mulai dilakukan bulan April 2017.

Hal tersebut disampaikan Wakil Dekan II ATKP Medan Dadang Kusyadi saat memberikan sosialisasi kepada puluhan siswa SMA/SMK/MA serta kepala sekolah dan camat yang dipasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Majalengka di Aula SKB Majalengka, Kamis, 30 Maret 2017.

Menurut Dadang Kusyadi pasilitas gratis bagi warga Majalengka diberikan sebagai upaya persiapan masyarakat Majalengka dalam menghadapi beroperasinya bandara Kertajati pertengahan 2018 mendatang.

“Kami menghendaki peluang kerja yang ada di bandara nanti diisi oleh orang Majalengka bukan pihak luar. Untuk itu kami berupaya mempasilitasi diklat kewirausahaan ini. Siswa untuk kewirausahaan ini sebetulnya ada 120 orang namun 10 orang diantaranya gratis untuk warga Majalengka,” kata Dadang.

Jumlah siswa di ATKP itu sendiri menurut Dadang, pada setiap angkatan selalu terbatas hanya 50 orang setiap jurusan atau hanya dua kelas. Jurusan yang disediakanpun menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga ketika mereka lulus bisa langsung diterima di pasar kerja. ATKP Medan sendiri kini bekerjasama dengan Angasa Pura I dan II.

Sementara itu Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, seluruh warga Majalengka harus mendominasi peluang kerja yang ada di BIJB nanti. Jangan sampai masyarakat Majalengka yang sudah kehilangan tanah karena dipergunakan BIJB juga kehilangan peluang dalam memanfaatkan pasar kerja yang ada.

“Kami tidak ingin peluang kerja yang ada dimanfaatkan oleh orang luar, sementara masyarakat kami hanya jadi penonton ditanahnya sendiri karena tidak memiliki keahlian apapun sesuai kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan penerbangan.” kata Karna Sobahi.

Untuk itu dia mengaku telah meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk memetakan SDM yang ada di Majalengka agar mereka bisa memiliki keahlian khusus dan bersertifikasi sehingga peluang kerja bisa dimanfaatkan oleh warga Majalengka sendiri.

“Makanya lulusan-lulusan Sekolah Menengah Atas atau D III harus bisa memanfaatkan peluang kerja tersebut, untuk mencapai masa depan dengan cara mengikuti pendidikan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh pasar kerja,” ungkap Wakil Bupati Karna Sobahi. (Tati Purnawati)