Tunnel Tol Cisumdawu Ditarget Tuntas Juni
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 11 Jan 2018 09:51 , Dilihat Sebanyak : 34 Kali

BANDUNG, JABARPROV.GO.ID — Pekerjaan fisik terberat tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yakni pembangunan terowongan kembar sepanjang 472 Meter ditargetkan tuntas Juni 2018.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihak satuan kerja Tol Cisumdawu yang mengerjakan proyek di seksi 1 dan 2 tengah menggejot penuntasan terowongan tersebut agar seksi 2 Rancakalong-Sumedang selesai 2019 mendatang.

“Seksi 2 fase I Rancakalong-Ciherang sudah tuntas 100% Agustus 2017 lalu. Untuk seksi II fase II Ciherang-Sumedang masih ada pembebasan lahan dan penuntasan twin tunnel,” katanya pada wartawan, Rabu (10/1).

Iwa menguraikan, untuk seksi 2 fase II saat ini progres fisiknya baru mencapai 25,78% atau mengalami deviasi 4,33% dari target 21,45% yang dibebankan hingga awal 2018. Sementara lahan yang terbebaskan baru mencapai 75,44% dari kebutuhan fase sepanjang 10,70 kilometer ini. “Sisa lahan di 3 desa masih dalam proses apraisal, musyawarah dan pembayaran,” katanya.

Di fase II pun masih ada pergantian lahan milik TNI berupa jalan yang masih berproses juga alih status lahan SPMA menunggu rekomendasi lahan pengganti dari Pemprov Jabar. “Sudah saya tugaskan BPKAD soal alih status ini dipercepat, pengadaan lahan fase ini selesai seluruhnya Desember 2018,” ungkapnya.

Fase yang dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp3,48,triliun ini dinilai Iwa sudah menunjukan kemajuan pesat. Terutama pengerjaan fisik terberat menembus bukit guna membangun tunnel. ” Tunnel sebelah kiri arah Sumedang sudah masuk 213 meter. Sebelah kanan arah Cileunyi sudah masuk 155 meter targetnya Juni sudah selesai,” tuturnya.

Terkait seksi 1 Cileunyi-Rancakalong sepanjang 11,45 kilometer yang posisi lahannya sudah mencapai 37,43% ditargetkan oleh Satker bisa dibebaskan seluruhnya sepanjang 2018 ini. Pemerintah sendiri sudah menghitung biaya untuk pembebasan lahan mencapai Rp1,5 triliun lebih. “Estimasi biaya konstruksi kurang lebih Rp2,270 triliun kurang lebih,” paparnya.

Ada dua lahan sepanjang 1,7 kilometer serta lahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kurang lebih 3 kilometer yang siap dilaksanakan konstruksi paralel seiring penuntasan sengketa dengan ahli waris. “Sisa lahan ada yang tengah dilakukan pengukuran targetnya tuntas fisik bersamaan dengan seksi 2 fase II 2019,” ujarnya.

Menurutnya Badan Usaha Jalan Tol Cisumdawu PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) memastikan target penuntasan fisik seksi 3-6 selesai seluruhnya pada Desember 2019. (Pun)