SMPN 7 Bandung Raih 6 Emas dalam Kompetisi Robot
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 25 Aug 2016 11:37 , Dilihat Sebanyak : 40 Kali

BANDUNG, (PR).- Sebanyak enam medali berhasil dibawa pulang siswa SMPN 7 Bandung dalam 5th International Islamic School Lombok Olympiad di bidang kompetisi robot. Dua di antaranya merupakan medali emas untuk kategori aerial robot. Kompetisi tahunan itu diselenggarakan pada 17-19 Agustus 2016 lalu.

Terdapat enam peserta yang semuanya kelas 8 yang diikutsertakan dalam pertandingan tersebut. Mereka antara lain Atthur Paramaartha, Rafif Lazuardi, Marcell Virgiano, Azka Dhika, Dhafin Farsya, dan M. Ramadhan. Mereka semula mengoperasikan tiga robot dalam dua kategori.

“Robot yang satu lagi kami lucuti karena bagian-bagiannya digunakan untuk memperbaiki satu robot yang rusak menjelang kompetisi,” kata Dhafin.

Ada 8 kategori lomba tapi tim SMPN 7 hanya ikut di dua kategori yakni aerial robot dan underwater robot. Selain mendapat emas, di kategori aerial robot, mereka juga diganjar penghargaan spesial dan untuk underwater robot, mereka meraih dua medali perunggu.

Diakui Atthur, menjelang kompetisi, timnya terganjal sejumlah kendala. Mulai mental yang tiba-tiba turun hingga kerusakan robot pada jam-jam terakhir menjelang lomba. Ditambah lagi melihat ratusan peserta lain dari Malaysia dan Singapura yang tampak berpengalaman membuat enam siswa SMPN 7 tersebut demam panggung.

“Oleh pelatih, kami disarankan menjauhi arena pertandingan agar dapat lebih fokus terhadap robot yang akan dioperasikan,” ucapnya.

Untuk kompetisi aerial robot berupa squadcopter terbilang berlangsung lancar. Robot diharuskan melalui rintangan untuk menyelamatkan korban. Namun untuk underwater robot, salah satu robot rusak sehingga harus mengorbankan satu robot lainnya yang bagian-bagiannya digunakan untuk perbaikan. Robot yang diperbaiki baru dapat dipergunakan 2 jam menjelang pertandingan.

Robot yang baru diperbaiki itu harus menyelamatkan korban di dalam air. Agar komponen tahan air, badan robot menggunakan wadah makanan yang tutupnya dapat kedap air. Desain itu diterapkan pelatih.