Ridwan Kamil Terima Penghargaan dari OpenGov untuk Program Desa Digital
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 19 Jul 2019 08:28 , Dilihat Sebanyak : 38 Kali

JAKARTA, HUMAS JABAR – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima penghargaan ‘Recognition of Excellence 2019’ untuk Kategori Insiatif Desa Digital dari organisasi OpenGov. Penghargaan ini diberikan dalam ajang Indonesia OpenGov Leadership Forum 2019 di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Kamis (18/7/19).

OpenGov merupakan organisasi bertaraf internasional yang memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintahan, khususnya untuk inovasi, yang dilakukan pemerintahan di berbagai belahan dunia.

Ridwan Kamil sendiri menerima penghargaan tersebut berkat upayanya mengembangkan desa-desa digital di Provinsi Jawa Barat.

“Terkait inovasi kita yang alhamdulillah diapresiasi, tentang Digital Village,” kata Emil — sapaan Ridwan Kamil– usai menerima penghargaan tersebut.

Menurut Emil, revolusi digital perlu dilakukan secara inklusif dengan melibatkan berbagai sektor yang tidak tersentuh oleh ekosistem digital selama ini, termasuk dengan memberikan fasilitas wifi gratis ke berbagai desa, seperti yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat.

“Revolusi digital ini harus inklusif, mengikutsertakan sektor-sektor yang selama ini belum terjangkau oleh digital ekosistem,” ucap Emil.

Saat ini, desa-desa di Jawa Barat sudah menerapkan sistem digital dalam berbagai aktitifas ekonomi dan koordinasi antara pemerintah dengan warganya. Targetnya, tahun ini akan ada 600 desa di Jawa Barat dengan fasilitas wifi gratis.

“Ratusan wifi gratis di ratusan desa, seperti di Indramayu memberi makan ikan dengan (aplikasi) di HP, nelayan di Sukabumi mencari ikan dengan fish finder, melakukan sosialisasi dengan media sosial, kemudian kita ada sapa warga dengan RW-RW, dan lain-lain,” tutur Emil.

“Termasuk e-commerce, pertanian di Ciwidey yang jual beli online,” imbuhnya.

Emil menegaskan penerapan teknologi digital di desa-desa menjadi hal menarik dan unik saat ini. Pasalnya, lanjut Emil, belum semua tempat di dunia melakukan hal tersebut.

Dia pun berharap Desa Digital di Jawa Barat bisa menjadi contoh bagaimana ekosistem digital mampu meningkatkan perekonomian warga desa, sehingga urbanisasi ke kota bukan lagi satu-satunya pilihan meningkatkan taraf kehidupan.

“Itu (Desa Digital Jawa Barat) adalah inovasi besar yang tidak semua tempat di dunia melakukan, jadi saya kira ini contoh. Baru memulai tapi udah diapresiasi, Insyaallah panennya akan luar biasa,” tutupnya.