Posisi Kadinkes Kosong, Pemprov Jabar Kembali Gelar Lelang
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 15 Mar 2019 07:51 , Dilihat Sebanyak : 23 Kali

BANDUNG, GATRA.COM – Pemerintah (Pemprov) Provinsi Jawa Barat (Jabar) kembali gelar lelang untuk menempati posisi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Barat masih kosong. Sebelumnya, pemprov melaksanakan proses lelang terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) untuk menempati 15 posisi kosong, mulai 29 Desember lalu. Lantaran minim penimat, lelang jabatan kadinkes diulang.

“Sudah mulai dibuka, sudah kita beritakan supaya (lelang) mulai dibuka,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (14/3).

Iwa menyampaikan pihaknya telah mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupeten/kota yang sesuai kriteria untuk turut serta dalam seleksi terbuka ini. Hal tersebut agar tak terjadi kondisi seperti di pelaksaanaan lelang pertama, di mana kandidat kadinkes hanya satu orang.

“Sekarang sudah dibuka bahkan sudah ada perintah harus ikut. Dari kita pimpinan,” katanya.

Tambah Iwa, pihaknya pun mengharuskan ASN di dinas kesehatan di kabupaten/kota untuk ambil bagian dalam lelang kali ini. Itu agar menemukan potensi terbaik yang akan memimpin dinkes Jabar kelak.

“Supaya dia juga punya pemahaman dari kabupaten dan akan lebih memahami juga untuk permsalahan hal di Kabupaten apabila dia pernah,” katanya.

Proses lelang untuk posisi kandinkes ini tidak hanya dapat diikuti oleh ASN dari Jabar. Karena sifatnya seleksi terbuka, maka tidak menutup kemungkinan bilamana ada kandidat dari luar provinsi yang turut serta.

Syaratnya, kandidat tersebut wajib memenuhi kriteria. Salah satunya harus menyandang gelar dokter agar sesuai dengan bidang yang digelutinya kelak.

“Harus dokter enggak boleh sarjana sosial, apalagi ekonomi juga nggak boleh. Bahkan harusnya ya kalau kita harapannya S2 minimal,” pungkasnya.

Saat disinggung berapa kandidat yang bakal turut serta pada seleksi kali ini, dia mengaku, belum bisa disampaikan secara rinci. Pihaknya sedang memastikan agar banyak kandidat yang turut serta.

“Kita lihat nanti hasilnya berapa orang. Pokoknya jangan sampai enggak ada yang daftar lagi,” ujarnya.

Meski posisi Kadinkes Jabar kosong, Iwa memastikan proses pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Jabatan itu sementara diisi oleh Plt Kadinkes Dodo Suhendar yang sebelumnya menjabat kadinkes. Dodo juga memiliki tugas baru sebagai Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Jabar definitif, sehingga harus mengurus dua dinas ‘raksasa’ di Jabar.

“Karena Pak Dodo itu capek juga, megang dua dinas raksasa,” kata Iwa.