Penjajakan NUDP dengan Pemprov Jabar
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 07 Jul 2020 17:11 , Dilihat Sebanyak : 97 Kali

KOTA BANDUNG – Kepala Bappeda Jabar berpartisipasi dalam sosialisasi National Urban Development Project (NUDP) yang digelar oleh Bappenas RI, Selasa (7/7). NUDP merupakan program kerja sama Pemerintah RI dengan Bank Dunia dengan tujuan mendukung perencanaan pengembangan infrastruktur yang terpadu dan dapat memprioritaskan investasi modal.

Pada tahap pertama tahun 2020, NUDP akan dilaksanakan di enam kota yaitu Metropolitan Bandung, Kota Semarang, Banjarmasin, Balikpapan, Surakarta, dan Denpasar.

Kepala Bappeda Jabar, M. Taufiq Budi Santoso menyambut baik adanya program NUDP. Ia mengatakan bahwa investasi modal (capital investment) dalam pembangunan kawasan perkotaan seperti Metropolitan Bandung memang penting dan perlu didalami. “Kami mengapresiasi NUDP untuk Metropolitan Bandung, mudah-mudahan bisa disegerakan,” tuturnya.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Rudy Prawiradinata menjelaskan dengan adanya rencana pembangunan infrastruktur yang baik, akan mendatangkan ketertarikan dari investor. “Maka kami ingin membantu Kabupaten/Kota dengan program NUDP ini,” ucapnya.

Ia mengatakan dengan adanya urbanisasi, diperkirakan 70% penduduk kedepannya akan tinggal di perkotaan. Melihat hal tersebut, maka perencanaan pembangunan perkotaan harus direncanakan dengan matang. Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan ialah bagaimana mempersiapkan perencanaan kota yang terbangun dengan baik dan berkontribusi secara nyata terhadap perekonomian.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmadja mengatakan dengan program NUDP ini memang sudah sewajarnya Metropolitan mendapat perhatian. Terlebih Metropolitan Bandung termasuk ke dalam Proyek Strategis Nasional. Setiawan berkata bukan hanya Metropolitan Bandung, PSN lain yang ada di Jawa Barat juga layak mendapat perhatian.