Pengusaha Timur Tengah Siap Investasi Rp 200 Triliun di BIJB
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 12 Oct 2017 15:32 , Dilihat Sebanyak : 13 Kali
Pengusaha Timur Tengah di BIJB/DOK BIJB/PARA pengusaha dari Timur Tengah dan Afrika berkunjung ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Majalengka, 10 Oktober 2017. Mereka mencari peluang untuk berinvestasi di sana.

 

MAJALENGKA, (PR).- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) kembali kedatangan tamu istimewa. Sejumlah pengusaha dari Timur Tengah dan Afrika mengunjungi proyek Bandara yang berada di Kecamatan Kertajati, Majalengka, 10 Oktober 2017.

Kehadiran tamu tersebut masih dalam satu rangkaian Kegiatan Indonesia-Middle East Annual Gathering on Economy (IMAGE 2017).

BIJB yang merupakan proyek strategis diperkenalkan pada pelaku usaha negara-negara tersebut langsung oleh Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra. Selain bandara yang saat ini dalam proses pengerjaan, mereka juga diberikan paparan bisnis kawasan Aerocity.

Duta Besar Kerajaan Yordania Wahid Al-Hamed dalam kesempatan tersebut mengekspresikan kegembiraannya setelah menerima paparan mengenai peluang bisnis di BIJB dan Aerocity. “Para pebisnis timur tengah memang sengaja dikumpulkan untuk mencari peluang investasi dalam bidang bisnisnya masing-masing,” katanya.

Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra menuturkan, para investor dari negara Timur Tengah yang meliputi Turki, Mesir, Yordania, Saudi Arabia dan negara lainnya ini siap berinvestasi senilai Rp 200 triliun di Kertajati Aerocity sebagai kawasan penyangga Bandara Kertajati Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

“Investor dari Timur Tengah tertarik semua sektor yang kita tawarkan, mulai perhotelan dan lain-lain,” kata dia.

Pihaknya menawarkan investasi kepada para investor asing tersebut seperti hotel transit, hotel bintang 3, dan hotel budget dengan jarak hanya 850 meter dari jalan provinsi ke bandara. Selain itu, juga bisa dibangun pabrik garmen.

“Para investor dari Timur Tengah ini pun tertarik dari apa yang kami tawarkan,” ungkapnya.

Setelah menerima paparan bisnis acara pun dilanjutkan dengan makan siang bersama dan ditutup dengan tur keliling area proyek.

Diplomasi ekonomi

IMAGE yang resmi dibuka Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dihadiri langsung oleh Staf Ahli Diplomasi Ekonomi dan Direktur Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri. Hadir pula sejumlah duta besar negara Timur Tengah di Jakarta dan duta besar RI di negara-negara Timur Tengah, serta para pengusaha Timur Tengah.

Kegiatan ini merupakan program tahunan Direktorat Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri RI yang tahun ini diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penyelenggaraan IMAGE 2017 pada tahun yang ke-7 ini merupakan bagian dari upaya diplomasi ekonomi yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri dalam menjembatani keinginan daerah untuk mencari berbagai peluang kerjasama ekonomi dengan berbagai pihak di luar negeri. Tercatat sebanyak 52 pengusaha dari berbagai negara di Timur Tengah berpartisipasi pada kegiatan ini, jumlah peserta terbesar selama tujuh tahun penyelenggaraan IMAGE. Mereka berasal dari latar belakang bussiness line yang berbeda seperti consumer goods, makanan, perdagangan umum, fashion, furniture, perhotelan, konstruksi, hingga bahan bangunan.

Kegiatan pokok yang akan dilaksanakan pada kegiatan IMAGE ini selain akan ada kunjungan ke BIJB, akan juga mencakup forum bisnis (presentasi potensi dan peluang investasi Jawa Barat), one-on-one business meeting dengan para pengusaha Jawa Barat serta pameran produk kerajinan dan kunjungan lapangan ke berbagai sentra industri, dan fashion show. Kegiatan IMAGE diharapkan dapat memfasilitasi terwujudnya kesepakatan-kesepakatan bisnis yang saling menguntungkan antara Jawa Barat dan Timur Tengah.