Penguatan Merek Penting Hadapi MEA
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 11 Oct 2016 10:17 , Dilihat Sebanyak : 55 Kali

Jakarta, (PR).- Menteri .- Menteri Perindustrian AIRLANGGA Hartanto menekankan pentingnya penguatan merek atau branding produk industri dalam negeri demi menghadapi implementasi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Dalam menghadapi MEA saat ini, kami juga mendorong pelaku industri untuk menguatkan branding produknya. Hal ini menjadi penting guna meningkatkan daya saing,” kata Airlangga seperti dikuti[ dari kantor berita Antara, Minggu (9/10/2016).

Meurut dia, apabila sudah di-branding denga baik, sebuah produk akan memiliki nilai jual yang lebih danmembuat ciri khas tersendiri dibandingkan produk serupa lainnya.

Selain itu, penguatan merek juga mampu memperluas akses ke pasar internasional. “Kualitas produk industri kita sebenarnya banyak yang bagus. Bahkan sudah ada yang menguasai pasar ekspor. Jadi, pelaku industri harus percaya diri dan kreatif dalam memberikan nama produknya,” kata Airlangga.

Dia optimis, industri nasional mam[u memenangi pasar MEA karena populasi ASEAN serta ekonominya didominasi oleh Indonesia. “Negara kita menyumbang 40 persen dalam populasi dan 35 persen dalam kontribusinya terhadap ekonomi sehingga jika dilihat dari populasi dan PDB, kitra sudah menang,” tuturnya.

Airlangga berharap penguatan merek produk industri dalam negeri dapan mencerminkan tentang kebudayaan atau identitas nasional. Hak ini agar konsumen luar negeri dapat mengenali asal negara produk tersebut.

“Misalnya Jepang, mereka membangun industri otomotif di Indonesia untuk basis kebutuhan pasar dunia. Walaupun kandungan produknya mencapai 90 persen dari industri komponen kita, tetapi orang mengetahui merek mobil Daihatsu dan Toyota dari Jepang,” ujar Airlangga.