Pemprov Jabar Raih Penghargaan Kinerja Pemda Terbaik
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 26 Apr 2017 09:47 , Dilihat Sebanyak : 72 Kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali dinobatkan sebagai provinsi berkinerja terbaik/ tertinggi secara nasional. Penilaian tersebut berdasarkan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) 2016 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) oleh Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan ini diberikan sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 120-10241 Tahun 2016 tentang Penetapan Peringkat dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2015. Di mana Pemprov Jabar, Pemprov Jatim dan Pemprov Kalimantan Timur menjadi tiga besar Provinsi berkinerja terbaik nasional.

“Alhamdulillah kita sudah dua kali berturut-turut, mudah-mudahan tahun depan kita raih lagi, maka menjadi Parasamya Purna Karya Nugraha,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Selasa (25/4).

Gubernur mengungkapkan, program-program inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi yang telah diterapkannya berjalan dengan sukses. Seperti tiga aplikasi pelayanan publik yang baru-baru ini telah diadopsi oleh 17 Provinsi di Indonesia dan menjadi pilot project KPK dalam pencegahan tindak korupsi. Aplikasi tersebut adalah pelayanan perizinan terpadu satu pintu, aplikasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Online berbasis tunjangan perbaikan penghasilan pegawai dan aplikasi e-samsat.

“Kita bersyukur karena program yang kita buat berjalan baik. Awalnya sama sekali tidak diniatkan untuk dapat penghargaan, tapi ternyata pengakuan dari berbagai pihak di luar dugaan kita, tentu ini menyuntik jajaran Pemprov berkinerja lebih semangat lagi,” ungkapnya.

Dalam penilaian untuk tahun ini kriteria yang dinilai menjadi lebih lengkap dengan ratusan indikator sehingga kompetisi antar daerah pun semakin ketat. Namun Jabar masih konsisten mempertahankan pencapaian kinerja tahun sebelumnya.

Dalam penilaian LPPD kali ini, Jabar meraih skor 3,1760 yang terpaut tipis dengan Jatim yang meraih angka 3,1802. Penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI (Menkopolhukam) Wiranto yang mewakili Presiden RI Jokowi dan didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) pada puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXI tahun 2017, yang dipusatkan di Alun-alun Kota Sidoarjo, Selasa (25/4).

Diraihnya penghargaan dua kali berturut-turut ini membuat Jabar berpeluang besar untuk meraih Parasamya Purna Karya Nugraha bila tahun berikutnya mampu mempertahankannya. Selain penghargaan pada provinsi, penghargaan juga diberikan pada 10 daerah terbaik nasional tingkat Kabupaten dan Kota dari 415 Kabupaten dan 93 Kota yang dinilai. Di Jawa Barat sendiri, pemerintah daerah berkinerja terbaik secara nasional ini diraih oleh Kota Depok, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Banjar, dan Kabupaten Kuningan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat bersama para kepala OPD terkait jug memaparkan inovasi-inovasi yang telah dilakukan di hadapan Tim Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri di Gedung Sate, Bandung. Inovasi yang dipresentasikan sebagai best practice (ide, gagasan atau inovasi) adalah tiga. Pertama, e-Samsat. Kedua, Sistem Perizinan dan Pelayanan Terpadu. Ketiga, TPP atau Tambahan Penghasilan Pegawai yang berbasis kinerja. (Zuli Istiqomah/Ilham)