Pemprov Jabar Kembangkan Eco Village di DAS Ciliwung
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 31 Aug 2017 08:16 , Dilihat Sebanyak : 64 Kali

BOGOR, (PR).- Kota Bogor menjadi satu dari sepuluh daerah di Jawa Barat yang difokuskan untuk pengembangan Gerakan Pengembangan Desa Berbudaya Lingkungan (Eco Village). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan DLH Kota Bogor menggelar Sawala Eco Village.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, sosialisasi Eco Village dapat memperkuat sikap dan perilaku masyarakat, sehingga ada kesadaran dari warga untuk berbenah lingkungan.

Setelah berdirinya Eco Village katanya, mulai ada warga yang peduli melakukan pengolahan sampah yang dimulai dengan memilah sampah kering dan basah, tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan drainase, menjaga sumber, kualitas dan pola penggunaan air.

“Saya harap sepanjang sungai diharapkan menjadi tempat yang nyaman, bisa dimanfaatkan untuk wisata dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Demiz pada kegiatan Sawala Eco Village DAS Ciliwung dengan tema “Lingkungan Tanpa Tapal Batas” di PT Pendidikan Maritim dan Logistik/PELINDO II Persero, Ciawi Bogor, Rabu 30 Agustus 2017.

Terkait Sawala Eco Village DAS Ciliwung, Demiz mengatakan hal ini perlu apresiasi besar, karena masyarakat yang jadi peran utama dalam membangun kesadaran likingkungan. Tanpa peran serta masyarakat, akan sulit membangun budaya dasar ingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov Jabar Anang Sudarna mengatakan, Eco Village di DAS di Ciliwung dimulai satu tahun yang lalu dengan 15 desa. Mulai tahun ini, bertambah 15 Desa/Kelurahan lainnya, yaitu 10 Desa di Kabupaten Bogor, dan 5 Kelurahan di Kabupaten Bogor.

“Di desa/Kelurahan tersebut berkembang berbagai aktivitas, termasuk pengolahan sampah, penyelamatan mata air, dan lain-lainnya, dari desa/kelurahan tersebut juga sudah terbentuk 19 bank sampah,” jelas Anang.