Pemenuhan Daging Sapi di Jabar Baru Capai 30 %
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 25 Sep 2013 22:32 , Dilihat Sebanyak : 35 Kali

Wagub Jabar Deddy Mizwar mendorong pihak swasta untuk mengembangkan peternakan baik sapi maupun lainnya. kini Jabar hanya mampu menyediakan sekitar 430 ribu ekor sapi berikut didalamnya  induk sapi perah, potong dan anaknya. Jumlah tersebut hanya bisa memenuhi 30 % kebutuhan Jawa Barat pertahunnya.

Penegasan wagub tersebut disampaikannya usai membuka Puncak Acara Pesta Patok X Tingkat Jabar, Rabu (25/9) yang berlangsung di Lapangan Gasibu.

Kalau dibandingkan dengan daerah lainnya seperti Jateng dan Jatim serta daerah lainnya, jumlah hewan ternak sapi di Jabar jauh masih sedikit. Padahal kekayaan Jawa Barat dengan lahannya yang luas dan subur sungguh menjadi potensi untuk peternakan sapi, jelas Wagub Demiz.

Oleh karena itu, Pemprov. Jabar terus mendorong terutama pihak swasta dan masyarakat untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ternak sapi, baik sapi perah maupun sapi potong. Salah satu upaya ke arah itu, Pemprov. Jabar mendorong adanya empat perusahaan yang bekerja sama dengan PTP untuk dapat menggunakan lahan tidurnya guna kepentingan menanam pakan ternak.

Selanjutnya soal penyediaan sapi bakalan, bahwa untuk lima tahun kedepan, pihak Pemerintah yang akan menyediakan sapi-sapi bakalannya, sedangkan untuk penggemukan diserahkan kepada masyarakat, ujar Wagub.

Sebenarnya Jabar ini tidak kekurangan protein hewani. Jabar miliki potensi ternak kambing atau domba. Menurut data yang ada, jumlah ternak kambing atau domba berkisar 8,9 juta ekor. Begitupun jumlah peternak dan jumlah ayam, diJabar ini sungguh melimpah,jelas Wagub.

Hanya saja lanjut wagub, masyarakat Jabar kurang senang memakan daging kambing, misalnya saja ketika ibu-ibu belanja daging di pasar mereka memilih daging sapi. Padahal menurut hasil penelitian, daging kambing ata domba itu memiliki nilai gizi yang baik dan tingkat kolesterolnya tidak beda jauh dengan sapi. Atas dasar itu, wagub mengajak masyarakat untuk membiasakan makan daging kambing atau domba.

Soal pengembangan jumlah peternak sapi dan ternak lainnya, wagub Demiz berharap dikembangkan lagi system inti dan plasma. Perusahaan yang besar bisa bekerjasama dengan masyarakat yang saling menguntungkan, demikian Wagub.