Pembebasan Lahan Kereta Cepat Ditargetkan Tuntas 2016
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 25 Aug 2016 11:39 , Dilihat Sebanyak : 289 Kali

Bisnis.com, NGAMPRAH.- PT Kereta Cepat Indonesia Cina (PT KCIC) menargetkan pembebasan lahan untuk jalur kereta cepat Koridor Bandung-Jakarta tuntas pada akhir tahun 2016 ini.
Humas PT KCIC Febrianto mengatakan, pembebasan lahan mega proyek kerjasama antar dua negara ini baru mencapai 59% dari total lahan yang harus dibebaskan 140,9 KM. Untuk wilayah Bandung Barat baru 15% yang telah dibebaskan.

“Fokus kami adalah untuk membebaskan lahan yang belum,” katanya, kepada wartawan, Rabu (24/8/2016).

Menurutnya, saat ini pihaknya terkendala dalam proses pematangan tanah di lahan eks PTPN VIII yang sudah dibebaskan. Pasalnya, setiap tanah memiliki karakter yang berbeda-beda.

Disinggung mengenai ijin kereta api cepat, dia mengaku sudah menagntongi dari Kementrian Perhubungan, tepatnya pada bulan Juni 2016 lalu.

“Semua perijinan sudah selesai. Bahkan ijin dari Kemenhub pun sudah keluar,” ujarnya.

Disinggung mengenai batalnya agenda kunjungan Menteri BUMN Rini Sumarno ke lokasi Groundbreaking di Walini Cikalongwetan pada Rabu (28/8) ini, lanjutnya, karena sang menteri dipanggil secara mendadak oleh Presiden Joko Widodo.

Koordinator Tim Bandung Barat pada PT KCIC Adjang Suparman menambahkan dari 17 desa di Bandung Barat yang terlintasi, baru 9 ha yang dibebaskan untuk proyek Kereta Cepat Bandung-Jakarta. Dari 9 hektar itu 25 meter di Desa Jatimulya dan sisanya di Desa Nyalindung Kecamatan Cikalongwetan.