Pembangunan Tahap I Masjid Raya Jawa Barat Rampung April
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 13 May 2019 09:47 , Dilihat Sebanyak : 83 Kali

JAKARTA, ANTARA dan TRIBUN – Pembangunan tahap I Masjid Raya Jawa Barat atau Masjid Al-Jabbar di kawasan Gedebage, Bandung, rampung pada April sehingga keseluruhan pembangunan direncanakan mampu dituntaskan pada 2020.

Dalam siaran pers di Jakarta, Minggu, dikatakan pembangunan masjid yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Propinsi Jawa Barat itu digarap PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui entitas anak, WIKA Gedung (WEGE).

Berdiri pada lahan seluas 25,99 hektare di atas Danau Gede Bage, masjid terapung yang diarsiteki Ridwan Kamil ini akan memiliki daya tampung mencapai 33.000 jamaah.

Besarnya kapasitas didukung oleh ruang sholat lantai 1 yang mampu menampung 9.822 jamaah, ruang sholat lantai mezzanine sebanyak 3.188 jamaah, ruang selasar mampu menampung 3.627 jamaah dan plaza mampu menampung 16.637 jamaah.

Pada lantai dasar masjid akan dibangun museum sejarah Nabi Muhammad SAW, yang akan memperlengkap paket wisata religi di kawasan ini.

Proyek pembangunan masjid senilai Rp479,61 miliar ditargetkan pembangunan Tahap I dapat rampung pada April sehingga keseluruhan pembangunan direncanakan mampu dituntaskan pada 2020.

Nama Al Jabbar dipilih dari salah satu diantara 99 Asmaul Husna. Al-Jabbar berarti Maha Gagah, Maha Kuasa.

Masjid tersebut nantinya diharapkan akan menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat dan mampu menjadi ikon baru di Kota Kembang tersebut.

Pembangunan Masjid Al Jabbar Tahap I Hampir 100%

Dengan dukungan APBD Jabar, masjid terapung di atas danau pengendali banjir ini dapat digunakan pada 2020.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar, Koswara, mengatakan masih terus melakukan asistensi dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil terkait pembangunan Masjid Al Jabbar Gedebage.

“Pembangunan masjid terapung tersebut untuk tahap I, fisik dan eksterior sudah mencapai 100 persen. Tahap I sudah selesai, yang dibahas bersama Gubernur tahap II,” katanya di Bandung, Sabtu (11/5/2019).

Menurut Koswara, pihaknya berkonsultasi terus dengan berbagai pihak mengingat tahap II pekerjaan fisik yang digarap meliputi desain luar, jembatan, dan plasa masjid. Tahap II ini anggarannya Rp 80 miliar dan target pengerjaan sampai Desember.

Koswara mengaku meski fisik masjid sudah selesai, belum bisa difungsikan karena penataan interior masjid belum dikerjakan. Tahap I masjid ini belum termasuk interior, baru fisiknya.

Dengan tahapan-tahapan yang harus dikerjakan tersebut pihaknya baru menargetkan jika proyek ini baru bisa digunakan pada akhir 2020. Bahkan secara keseluruhan dengan penataan lingkungan, kemungkinan baru selesai pada 2021.