Pantai Pangandaran Kini Punya Polisi Pantai
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 06 Mar 2017 09:51 , Dilihat Sebanyak : 240 Kali
Polisi Pantai/GUGUM RACHMAT GUMILAR/PR/PARA personel polisi pantai Pangandaran saat dibentuk dan dikukuhkan di Pantai Barat, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Sabtu, 4 Maret 2017. Polisi pantai akan bekerjasama dengan tim penyelamat dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran untuk menjamin keamanan dan keselamatan wisatawan.Polisi Pantai/GUGUM RACHMAT GUMILAR/PR/PARA personel polisi pantai Pangandaran saat dibentuk dan dikukuhkan di Pantai Barat, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Sabtu, 4 Maret 2017. Polisi pantai akan bekerjasama dengan tim penyelamat dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran untuk menjamin keamanan dan keselamatan wisatawan.

PARIGI, (PR).- Sebanyak 25 personel kepolisian dikukuhkan sebagai polisi pantai Pangandaran. Mereka bertugas menjamin keamanan aktivitas pariwisata pesisir, khususnya di sepanjang Pantai Barat, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, yang juga menjadi tempat acara pengukuhan dilangsungkan, Sabtu, 4 Maret 2017. Dalam teknis kerjanya, polisi pantai akan bekerja sama dengan para personel penjaga pantai dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran dan sejumlah elemen terkait lainnya.

Total personel itu terdiri dari 10 anggota Kepolisian Resort Kabupaten Ciamis, 10 personel dari Kepolisian Sektor Pangandaran, dan 5 anggota polisi perairan Pangandaran. Mereka dibekali sejumlah sarana berpatroli mulai dari sepeda, sepeda motor, sampai dua ekor kuda. Pada acara pengukuhan, juga diresmikan pos polisi pantai yang berlokasi di samping Taman Boulevard atau Taman Pangandaran Sunset.

Kepala Polres Ciamis, Didi Hayamansyah mengatakan, berbagai fasilitas yang tersedia untuk para polisi pantai ini tak lepas dari peran Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Namun dia menyadari, di samping fasilitas, polisi pantai Pangandaran masih kekurangan personel. Dia pun meminta penambahan personel pada Kepolisian Daerah Jawa Barat.

“Personel belum optimal, DSP (daftar susunan personel) kami baru terpenuhi 35%. Kami harap bisa ditambah paling tidak 50% DSP terpenuhi, terutama untuk polisi wanita,” tutur dia dalam acara pengukuhan.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyebut, keberadaan polisi pantai dapat mempermudah upaya menjaga ketertiban dan keamanan di Pangandaran. Hal itu mengingat sebagai kawasan wisata yang ramai dikunjungi pelancong, kabupaten ini secara otomatis menjadi daerah terbuka. Dengan demikian, sulit untuk mendeteksi siapa saja dan dari mana saja orang-orang yang datang ke Pangandaran. Selain bersyukur dengan keberadaan polisi pantai di daerah yang dia pimpin, Jeje pun berharap Kabupaten Pangandaran bisa memiliki Polres sendiri dalam waktu dekat.

“Tahun ini kami sudah selesaikan prasyarat utama berdirinya Polres, yakni lahan seluas 5 hektar untuk kantor sudah kami sediakan. Semoga saat kepemimpinan pak Kapolda yang sekarang, berdirinya Polres Pangandaran bisa terwujud. Sebagai daerah terbuka, jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat di Pangandaran tentu sangat dibutuhkan,” ujar Bupati. (Gugum Rachmat Gumilar)