P2TP2A Jabar Kembangkan Sekolah Ramah Anak
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 11 Jul 2016 09:58 , Dilihat Sebanyak : 26 Kali

Antarajabar.com.- Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat mengembangkan konsep Sekolah Ramah Anak saat menghadiri Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan perwakilan Dinas Pendidikan se-Jawa Barat, yakni sebuah konsep agar siswa bisa terbebas dari kekerasan.

“Intinya sekolah ramah anak memastikan setiap anak secara inklusif berada dalam lingkungan yang aman secara fisik, melindungi secara emosional dan mendukung secara psikologis,” kata Ketua P2TP2A Jawa Barat Netty Heryawan di Bandung, Senin.

Ia menuturkan sekolah tidak hanya sebagai tempat untuk belajar dan bermain tapi juga diberi kesempatan untuk mengeluarkan pendapatnya dan pada saat yang sama, masyarakat diberi ruang untuk menilai pelayanan sekolah sehingga tercipta dialog diantara para orangtua dengan guru untuk wujudkan sekolah ramah anak.

“Karena pada ujungnya, unsur yang mendukung terciptanya Sekolah Ramah Anak adalah sekolah, masyarakat dan keluarga,” katanya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, kata Netty, menyebutkan institusi pendidikan dapat meningkatkan kualitas materi pendidikan agama dan budi pekerti memasukan ke dalam kurikulum tentang hak dan kewajiban anak, kesehatan reproduksi dan pemberdayaan anak melindungi anak di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan juga pihak lain dalam lingkungan sekolah serta memberikan sanksi yang berat terhadap pendidik dan tenaga kependidikan yang lalai melaksanakan tugasnya yang mengakibatkan terjadinya kejahatan seksual dan kekerasan pada anak.

Oleh karena itu Netty mengajak semua untuk tunaikan tugas sebagai orangtua di sekolah untuk memberikan upaya perlindungan pada anak-anak dan memiliki komitmen tinggi dalam Gerakan Jabar Tolak Kekerasan.

“Hal ini sebagai bentuk menyelamatkan masa depan bangsa dengan membentengi diri dengan membangun sekolah yang ramah, layak dan aman untuk anak-anak. Melalui langkah yang sederhana ini dapat berdampak luar biasa untuk peradaban bangsa selanjutnya,” katanya.