Mendagri Dorong Keterlibatan Pol PP dalam Komunitas Intelejen Daerah
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 29 Mar 2017 10:14 , Dilihat Sebanyak : 24 Kali
Dokumentasi Humas Jabar

CIREBON KAB. — Wakil Gubernur Jawa Barat sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke – 67 dan Satuan Perlindungan Masyarakat Ke-55 Tahun 2017 mengatakan, dalam usianya yang semakin matang, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Satpol PP didorong keterlibatannya dalam Komunitas Intelejen Daerah, supaya informasi-informasi dapat direspon secara cepat dan tepat.

“Kalau tadi pesan Menteri Dalam Negeri, minimal ada dua hal, satu sikap ‘dilayani’ harus diubah ke ‘melayani’, kedua ada satu tugas lagi yang diamanahkan bagaimana kalau satpol PP ini menjadi anggota komunitas intelejen daerah, mengingat keseharian mereka berhubungan dengan masyarakat,” kata Deddy Mizwar pada Upacara HUT Pol PP & Linmas Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Lapangan Ranggajati Cirebon, Rabu (22/03/17).

Selain itu, sesuai dengan tema HUT pada tahun ini “Peningkatan peran Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam menjaga kemajemukan masyarakat di daerah,” diharapkan pula Pol PP dan Linmas hadir ditengah-tengah masyarakat sebagai perekat.

“Kemajemukan sebenarnya bukan hal asing dalam kehidupan bangsa Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, kita memasuki era globalisasi, transparansi, dan reformasi yang seolah sedang menguji kedaulatan kita,” ungkapnya.

Adapun arahan Mendagri lainnya yang disampaikan Wagub Jabar Deddy Mizwar diantaranya, agar Satpol PP selalu bangga, dan Menjunjung Tinggi Kehormatan Satpol PP sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selanjutnya, Satpol PP juga dituntut supaya dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat atas segala ancaman, halangan, tantangan terkait Ketertiban Umum dan Ketentraman yang terjadi di tengah Masyarakat.

Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya, menurut Deddy, harus membuka dialog terlebih dahulu kepada seluruh lapisan masyarakat atas langkah dan kebijakan yang akan diambil dengan tetap memegang teguh peraturan per UU yang berlaku.

“Kemudian Satpol PP harus selalu peka terhadap segala bentuk perubahan-perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. dapat melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menghindari dampak yang lebih besar,” sambung dia.

Selain itu, tambah Deddy, tentunya Satpol PP juga harus meningkatkan disiplin, dan dedikasi dalam tugasnya, serta meningkatkan jejaring kerja baik dengan sesama anggota Satpol PP maupun unsur-unsur lain seperti Kepolisian, TNI dalam mendukung tugas dan fungsi di Lapangan. (Humas Jabar)