Kunjungi BIJB, Menhub Ingin Memastikan Proyek Berjalan Lancar
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 24 Feb 2017 15:31 , Dilihat Sebanyak : 26 Kali
Kunjungan/NOVIANTI NURULLIAH/PR/MENTERI Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengunjungi proyek Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Majalengka, Jumat, 24 Februari 2017. Hadir Gubernur Ahmad Heryawan, Bupati Majalengka dan Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra di lokasi di kantor PT BIJB.

MAJALENGKA,(PR).- Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengunjungi proyek Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Majalengka, Jumat, 24 Februari 2017. Hadir Gubernur Ahmad Heryawan, Bupati Majalengka dan Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra di lokasi di kantor PT BIJB.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Budi menerima pemaparan dari Direktur Utama PT BIJB untuk selanjutnya meninjau perkembangan pembangunan terminal utama bandara internasional perdana di Jabar tersebut.

Sementara itu, pada pemaparan Virda, pihaknya menargetkan bandara tersebut bisa selesai pada akhir tahun ini. Pihaknya menargetkan soft opening pada Januari 2018, selanjutnya operasional dilakukan pada Maret 2018.

‎”Pada skema pembiayaan untuk pembangunan BIJB 70 persen oleh modal. Di antaranya, pemprov 51 persen. Dan Alhmadulilllah komitmen tadi‎ sudah dipenuhi pada APBD murni 2017,” ujar dia.

Lainnya, modal tersebut disuntik dari Jasa Sarana dan skema reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) infrastruktur Dirgantara yang akan diluncurkan pada 15 Maret 2017.

“Mudah-mudahan April masuk dananya,” ujar dia.

Sementara itu, Budi mengatakan, kedatangan dia ke BIJB untuk memastikan proyek tersebut berjalan lancar sehingga bisa dioperasikan pada 2018 mendatang.

‎”Presiden memastikan saya bisa memastikan bandara ini bisa beroperasi, tinggal bulannya saja. Dari studi yang saya lakukan, memang ada satu kebutuhan yang besar dari masyarakat Jabar di bagian Timur untuk bepergian,”ujar dia.

Dari data mayoritas yang umrah dari bandara Soekarno Hatta kebanyakan warga Jabar dari wilayah timur. Oleh karena itu, pihaknya memastikan pesawat 347 bisa mendarat di BIJB pada pertengahan 2018, karena landasarnya memiliki panjang yang cukup. (Novianti Nurulliah)