Kumpulkan 27 Kepala Daerah, RK Bahas Desa Digital dan Citarum
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 11 Jul 2019 14:31 , Dilihat Sebanyak : 63 Kali

KUNINGAN, DETIK.COM – Gubernur Jabar Ridwan Kamil kumpul bareng dengan 27 kepala daerah untuk menyinkronkan komunikasi dalam pembangunan. Kali ini, fokus pembahasan 9 program pembangunan hingga penanganan Sungai Citarum.

Kumpul bareng dalam bentuk Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) gubernur dan bupati/wali kota se-Jabar triwulan II ini berlangsung di Prima Sangkanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (11/7/2019).

Emil atau RK, sapaan Ridwan, mengaku Kopdar ini penting untuk mensinergikan pembangunan di berbagai daerah di Jabar. Pihaknya, dalam hal ini tugasnya mendukung 27 kepala daerah untuk mewujudkan pembangunan terutama segi anggaran.

“Kami punya dapur, bapak ibu juga punya dapur. Jangan sibuk dapur masing-masing. Kopdar ini bentuk menyinkronkan cara-cara membangun. Ingin janji politik bapak ibu terwujud, kita ingin beri dukungan maksimal,” tutur Emil.

Dalam sambutannya, Emil menyampaikan sembilan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) prioritas tahun 2020. Prioritas pertama yaitu membebaskan biaya pendidikan untuk siswa SMA dan SMK yang menjadi tanggung jawab Pemprov Jabar.

Prioritas kedua yaitu desentralisasi layanan kesehatan dengan mengoptimalkan program Layad Rawat. Program ini diprioritaskan untuk layanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat tidak mampu dengan cara jemput bola.

Kemudian, meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat berbasis pesantren. Artinya, mendorong agar 10 ribu pesantren yang ada di Jabar bisa mandiri secara ekonomi dengan memiliki produk bisnis.

Prioritas selanjutnya yaitu pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata. Pihaknya ingin industri pariwisata ke depan menjadi andalan pertumbuhan ekonomi di Jabar, di samping sektor manufaktur.

Menurut Emil, infrastruktur konektivitas wilayah juga masih banyak menjadi pekerjaan rumah. Sehingga, pihaknya juga tengah mereformasi kantor perwakilan Jabar di Jakarta untuk memudahkan komunikasi dengan Pemerintah Pusat.

Ia menuturkan prioritas lainnya yakni gerakan membangun desa melalui desa digital. Pihaknya menargetkan dalam lima tahun, seluruh desa di Jabar bisa mengakses internet dengan infrastruktur WiFi.

Emil menjelaskan prioritas lainnya yaitu mensubsidi masyarakat ekonomi lemah di 27 kabupaten dan kota. Terutama dari segi kesehatan dan pendidikan. Prioritas selanjutnya yaitu inovasi pelayanan publik dan penataan daerah. Ia berharap nantinya dalam pelayanan publik memaksimalkan digitalisasi seperti e-budgeting.

Prioritas terakhir yaitu pendidikan agama dan tempat ibadah juara. Ia meminta seluruh kepala daerah mendukung program tersebut.

Sementara untuk urusan penanganan Sungai Citarum, Emil menjelaskan bahwa Pemprov Jabar memiliki dana bantuan Rp 1,4 triliun. Nantinya dana tersebut akan dikucurkan untuk penanganan sampah di wilayah DAS Citarum.

“Selama itu urusannya untuk Citarum kita kucurkan (dana). Nantinya Rp miliar untuk edukasi sisanya untuk daerah-daerah. Masalah sampah Sungai Citarum itu 70 persen dari Bandung Raya dan 30 persen wilayah lainnya. Kita kucurkan secara proporsional,” ujar Emil.

Dalam kesempatan tersebut, Emil dengan 27 kepala daerah akan berdiskusi mengenai berbagai persoalan.