Kepala Bappeda Jabar: Pegawai Bappeda Harus Multitasking
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 03 Jul 2019 13:30 , Dilihat Sebanyak : 145 Kali

BANDUNG, BAPPEDA JABAR – Seluruh pegawai Bappeda Jabar harus multitasking, mulai dari hal kecil seperti memfotocopy, membuat surat, menyiapkan bahan untuk rapat, membuat laporan rapat harus bisa dilakukan semuanya oleh pegawai yang ada di Bappeda.

Demikian diungkapkan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, M. Taufiq Budi Santoso pada saat membuka acara perdana “Diskusi Reboan” di Operation Room Lantai 2 Kantor Bappeda Jabar, Jl. Ir.H. Juanda No.287, Kota Bandung, Rabu (03/07).

Diskusi Reboan ini, menurut Kepala Bappeda harus dijadikan momentum sebagai media pembelajaran internal dan harus dibudidayakan oleh siapapun, mulai dari PNS fungsional, pejabat struktur dan lainnya.

“Diskusi Reboan ini harus dibudidayakan oleh siapapaun, Kepala Bidang, Kasubid, jangan sampai hilang dan diharapkan jafung yang mempropose, menghidupkan diskusi kita. Kedepannya para jafung bisa berperan sebagai moderator,” jelasnya.

Ketika ada informasi baru menyangkut pembangunan daerah, manfaatkan Diskusi Reboan untuk sharing dan manfaatkan untuk melatih cara kerja, bicara.

“Kita latihan bagaimana agar bisa meyakinkan rekan-rekan Bappeda. Sebelum meyakinkan OPD, pimpinan, Bupati/Walikota bahkan Gubernur,” terang Kepala Bappeda.

Diskusi Reboan ini, menurut Kepala Bappeda bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja pegawai Bappeda dan untuk mensejahterkan masyarakat Jawa Barat.

“Apabila anggota tim sudah terbiasa, akan kuat dan bisa semakin dipercaya sehingga dijadukan acuan untuk Perangkat Daerah, dan hal itu sesuatu yang membanggakan,” jelasnya.

Diskusi Reboan kali ini dimoderatori oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Sutrisno. Dengan 2 topik pembahasan yaitu:
1. Kebijakan Pembangunan Kawasan Kumuh oleh Ane Carolina
2. Mengukur Kinerja Event oleh Sri Bagjawati Suparman

Menurut Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, ada ilmu baru yang didapatkan dalam diskusi ini.

“Forum ini bisa menjadi ruang publik dalam rangka bagaimana pengetahuan bapa/ibu diproduksi. Setelah diproduksi bagimana pengetahuan tersebut didiskusikan dalam forum ini,” jelasnya.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia berharap melalui diskusi yang akan diselenggarakan secara rutin di Bappeda Jabar ini muncul inspirasi, ide gagasan yang bisa menginisiasi pembangunan di Jawa Barat dari berbagai sektor.