Kemenpar Menilai Kuningan Kaya Potensi Wisata Tersembunyi
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 31 Oct 2016 15:53 , Dilihat Sebanyak : 59 Kali

KUNINGAN, (PR).- Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menilai Kabupaten Kuningan memiliki banyak potensi sumber pariwisata terpendam. Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Ukus Kuswara mengungkapkan hal itu kepada sejumlah wartawan seusai acara welcome party (pesta penyambutan) peserta balap sepeda Tour de Linggarjati 2016 di Pendopo Bupati Kuningan, Kamis, 27 Oktober 2016 malam.

“Apa sih yang tidak ada di Kuningan? Alamnya itu sangat luar biasa, sejarah dan budayanya itu saya kira sudah pada tahu semua. Tidak ada orang yang tidak kenal angklung dari Kuningan. Tidak ada orang yang tidak kenal Linggarjati itu sebagai tempat perjanjian, dan banyak lagi hal lainnya yang bisa ditampilkan di Kuningan,” kata Ukus Kuswara.

Terkait hal itu, Putri Pariwisata Indonesia 2015 Dikna Faradiba yang menyertai kehadiran Ukus Kuswara dalam acara tersebut, saat diwawancara terpisah juga menilai Kuningan sangat potensial untuk dipromosikan sebagi daerah kunjungan wisata. “Saya baru beberapa jam saja tiba di Kuningan sudah mkerasakan suasana yang cocok untuk liburan. Cuacanya mendukung, masyarakatnya ramah, dan infrastrukturnya juga bagus,” kata Dikna.

Namun, menurutnya potensi wisata di Kuningan selama ini masih kurang terpromosikan. “Sebanyak apapun dan sebagaus apapun potensi wisata yang dimiliki (daerah) jika kurang promosi, itu agak sulit (menarik) wisatawan domestik dan luar negeri untuk menikmati suasana Kuningan ini,” kata Dikna.

Sekretris Kemenpar RI Ukus Kuswara, lebih lanjut menyebutkan, potensi pariwisata Kuningan sebetulnya sudah banyak juga yang terangkat de kancah internasional, tetapi belum dioptimalkan. Dan, TDL 2016 di Kuningan, menurut Ukus Kuswara merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah daerah Kuningan untuk mengangkat atau mempromosikan berbagai potensi pariwisata Kuningan ke kancah pasar wisata nasional maupun internasional.

Selain itu, TDL sekaligus akan mendongkrak penataan infrastruktur serta berbagai daya dukung sektor kepariwisatan di Kuningan. “Contoh kecil sepeda itu kan sensitif dengan jalan. Kalau jalannya itu banyak kerikil, banyak sampah dan jalannya itu tidak terpelihara itu kan kurang bagus. Apalagi ini (TDL 2016) kegiatan internasional, dengan sendirinya Pak Acep (Bupati Kuningan Acep Purnama-red.) akan mengajak masyarakat dan jajarannya senantiasa selalu menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan serta ruas-ruas jalan di Kuningan,” katanya.

Dia menyebutkan TDL di Kuningan sudah ditetapkan sebagai agenda tahunan Kementerian Pariwisata sebagai salah satu event tetap balap sepeda nasional berskala internasional. Ukus Kuswara optimistis penyelenggaraan agenda TDL setiap tahun bakal mendongkrak pesat perkembangan pariwisata Kuningan.

Bupati Kuningan Acep Purnama, menambahkan TDL yang digagas Pemda Kabupaten Kuningan kali ini merupakan kegiatan kedua. TDL pertama digelar di Kuningan pada tahun 2015. Di samping lomba sepeda, tutur Acep, penyelenggaraan TDL di Kuningan juga sebagai media pengenalan Kuningan menjadi kabupaten pariwisata.

Penyelenggaraa TDL di Kuningan, menurut Acep juga akan menambah khasanah pemikiran pihaknya untuk mengembangkan potensi-potensi pariwisata di Kabupaten Kuningan. Terutama potensi wisata berupa bentang alam yang indah, cuaca dan iklim yang sejuk, keramahtamahan masyarakat serta khasanah berbagai macam budaya tradisional di Kuningan.

Acep menambahkan dengan hadirnya jalan Tol Cipali yang telah mempersingkat perjalanan darat dari ibu kota dan wilayah Jakarta ke Cirebon dan juga Kuningan, juga sangat berpengaruh terhadap kemajuan pariwisata di daerahnya. Terlebih belakangan ini, menurut Acep pihaknya termasuk masyarakat di daerahnya juga mulai giat mempromosikan potensi-potensi wisata Kuningan. “Alhamdulillah, terbukti kalau setiap akhir pekan penginapan atau hunian hotel itu selalu penuh dan tidak ada sisa,” ujar Acep Purnama.