Kembangkan Bandara, BIJB Gandeng Garuda Indonesia
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 20 Oct 2017 08:53 , Dilihat Sebanyak : 24 Kali

INFO JABAR — PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan Garuda Indonesia Group menjalin kerja sama terkait pengembangan Bandara yang berlokasi di Kecamatan  Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Direktur PT BIJB Virda Dimas Ekaputra dan Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury, menandatangani nota kesepahaman kerja sama tersebut di Garuda Indonesia Management Building, kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kamis , 19 Oktober 2017.

Virda mengatakan, kerja sama yang disepakati meliputi pengembangan rute  domestik dan internasional, transportasi, hotel, katering,  travel & leisureground handling, kargo serta  cargo warehousing. ‎ “Harapannya bisa sama-sama berkontribusi untuk masyarakat langsung dan memperoleh keuntungan dari bisnis yang dijalin,” ujarnya.

Menurut Virda, kerja sama Garuda Group dan  BIJB akan berdampak pengembangan bandara ke depan. Sebab,  BIJB bukan hanya diproyeksikan sebagai industri transportasi udara saja, tetapi juga sebagai kawasan bisnis dan industri, aerocity.

“Dengan kerja sama ini, kami yakin dapat membantu mempercepat mewujudkan salah satu visi dari BIJB yaitu  menjadi perusahaan holding bertaraf internasional yang dapat menjadi motor penggerak perekonomian khususnya di Jawa Barat,” katanya.

Pahala Nugraha Mansury mengatakan,  Garuda Indonesia Group akan  membantu menjadikan BIJB sebagai Bandara yang mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya Jawa Barat. Kehadiran BIJB, kata Pahala, tidak menutup kemungkinan akan menjadi hub baru selain di Jakarta, Bali, Surabaya, Medan dan Makassar. ‎

‎Pahala menegaskan, Garuda Indonesia Group yang memiliki banyak anak perusahaan seperti Aerowisata, Sabre Travel Network Indonesia, Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF, Aero Systems Indonesia, Citilink Indonesia dan Gapura Angkasa), berkomitmen akan bersinergi menjadikan BIJB Bandara terbesar kedua di Indonesia.

‎‎BIJB, yang ditargetkan beroperasi pada semester pertama tahun 2018, kini pengerjaannya telah mencapai 65 persen. BIJB juga dipersiapkan menjadi  embarkasi haji pada tahun depan.

BIJB yang menelan biaya Rp 2,6 triliun, ini pada tahap awal akan beroperasi dengan satu landasan pacu sepanjang 3.000 meter. Bandara yang berdiri diatas lahan 1.800 hektare ini diproyeksikan  menyedot 2,7 juta penumpang di awal beroperasinya, tahun depan.