Kadisnakertrans Jabar Klaim Angka Pengangguran di Jawa Barat Menurun
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 10 Apr 2018 13:22 , Dilihat Sebanyak : 321 Kali

BANDUNG, TRIBUNJABAR.ID — Jumlah pengangguran di Jawa Barat mengalami tren penurunan setiap tahunnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Barat, Ferry Sofwan, ketika ditemui di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Senin (9/4/2018).

“Dari persentase tingkat pengangguran terbuka trennya mengalami penurunan, Agustus 2016 mencapai 8,9 persen, di agustus 2017 menjadi 8,2 persen,” ujar Ferry Sofwan.

Meski begitu, ia juga tidak menampik jumlah pengangguran di Jawa Barat masih tinggi.

Pada Bulan Agustus 2017, tercatat jumlah pengangguran terbuka di Jawa Barat sebanyak 1,84 juta orang.

Meski belum memenuhi target, Ferry Sofwan mengatakan setiap tahun angka partispasi angkatan kerja terus meningkat.

“Dari sisi partisipasi angkatan kerja meningkat, dari 2016 sebesar 60,65% , pada tahun 2017 menjadi 63,34%,” ujarnya.

Ferry Sofwan mengatakan perlu sinergitas dari pemerintah, pihak swasta, dan penyelenggara pendidikan.

Satu di antara kendala penyerapan tenaga kerja adalah, banyaknya lulusan SMA/SMK yang belum siap memasuki dunia kerja.

Ia juga mengatakan, banyak lulusan SMK yang justru tidak dapat bekerja.

“Ini kami bahas dengan Dinas Pendidikan. Kami lihat butuh upaya bersama karena banyak lulusan SMK tapi belum terserap atau belum melanjutkan kuliah. Setelah teman-teman sektor pendidikan menggarap pendidikan secara baik, tinggal pertanyaannya hasil pendidikan tersebut matching dengan dunia kerja atau tidak,” ujarnya.

Berbagai upaya dilakukan Disnakertrans Jabar untuk menyerap tenaga kerja baru.

Di antaranya adalah melalui job fair, penyediaan fasilitas seleksi karyawan perusahaan yang bekerjasama dengan Disnakertrans Jabar, dan Program Bursa Kerja Khusus.

Dalam Bursa Kerja Khusus, para siswa SMK diperkenalkan dengan dunia kerja yang akan digeluti, lengkap dengan jenjang karirnya. (Theofilus Richard)