Jokowi Pastikan Korban Banjir Bandang Garut Mau Tinggal di Rusun
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 29 Sep 2016 11:53 , Dilihat Sebanyak : 42 Kali

JAKARTA,(PR).- Presiden Joko Widodo sudah memastikan, masyarakat mau tinggal di rumah susun yang akan dibangun pemerintah. Dia mengatakan dua tower rusun yang akan dibangun itu akan menjadi tempat yang aman untuk para korban bencana yang sebelumnya tinggal di area sekitar sungai.

“Tadi saya bertanya ke Bupati Garut (Rudy Gunawan) apakah masyarakat menyetujui untuk tinggal di rusun “iya setuju”. Sudah, kita putuskan juga untuk pembangunan secepat-cepatnya. Dua tower rusun yang nantinya bisa segera ditempati masyarakat,” kata Jokowi saat menyampaikan keterangan di depan RSUD dr. Slamet, Kab. Garut, Jawa Barat, Kamis, 29 September 2016.

Jokowi juga mengingatkan, prioritas pertama tetap melakukan pencarian korban yang hilang. Pencarian ini akan terus diintensifkan dan diperkirakan masih ada 19 korban yang harus dicari. “Nanti dari basarnas akan menentukan terus dan sampai kapannya, diputuskan kabasarnas,” kata Jokowi.

Saat berada di lokasi Lapangan Paris, Desa Sukapadang Kec. Taragong Kidul, Kab. Garut, Jokowi juga meninjau perbaikan tanggul. Dia mengatakan pembangunan tanggul sudah langsung dikerjakan. Namun, persoalan air bersih juga menurutnya harus segera diselesaikan.

“Untuk pembangunan tadi sudah kita cek di lapangan, tanggul sudah langsung dikerjakan dan untuk air bersihnya akan langsung segera dikerjakan karena ada beberapa kerusakan air bersih masyarakat,” kata Jokowi. (Arie C. Meliala)

 

Caption foto:

Presiden Joko Widodo/ARIE C. MELIALA/PR/PRESIDEN Joko Widodo memberikan keterangan kepada wartawan di depan RSUD dr. Slamet, Kab. Garut, Jawa Barat, Kamis, 29 September 2016.

Jokowi Pastikan Korban Banjir Bandang Garut Mau Tinggal di Rusun

JAKARTA,(PR).- Presiden Joko Widodo sudah memastikan, masyarakat mau tinggal di rumah susun yang akan dibangun pemerintah. Dia mengatakan dua tower rusun yang akan dibangun itu akan menjadi tempat yang aman untuk para korban bencana yang sebelumnya tinggal di area sekitar sungai.

“Tadi saya bertanya ke Bupati Garut (Rudy Gunawan) apakah masyarakat menyetujui untuk tinggal di rusun “iya setuju”. Sudah, kita putuskan juga untuk pembangunan secepat-cepatnya. Dua tower rusun yang nantinya bisa segera ditempati masyarakat,” kata Jokowi saat menyampaikan keterangan di depan RSUD dr. Slamet, Kab. Garut, Jawa Barat, Kamis, 29 September 2016.

Jokowi juga mengingatkan, prioritas pertama tetap melakukan pencarian korban yang hilang. Pencarian ini akan terus diintensifkan dan diperkirakan masih ada 19 korban yang harus dicari. “Nanti dari basarnas akan menentukan terus dan sampai kapannya, diputuskan kabasarnas,” kata Jokowi.

Saat berada di lokasi Lapangan Paris, Desa Sukapadang Kec. Taragong Kidul, Kab. Garut, Jokowi juga meninjau perbaikan tanggul. Dia mengatakan pembangunan tanggul sudah langsung dikerjakan. Namun, persoalan air bersih juga menurutnya harus segera diselesaikan.

“Untuk pembangunan tadi sudah kita cek di lapangan, tanggul sudah langsung dikerjakan dan untuk air bersihnya akan langsung segera dikerjakan karena ada beberapa kerusakan air bersih masyarakat,” kata Jokowi.