Jokowi: Anggaran Harus Fokus
Di Posting Oleh : Humas Bappeda Jabar, Tanggal : 27 Apr 2017 09:57 , Dilihat Sebanyak : 40 Kali
Presiden Joko Widodo membuka Pidato pada acara Musrenbangnas 2017 di hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/4/17).

Jakarta, Bappeda Jabar.-  Presiden Joko Widodo menyoroti APBD dan APBN yang dinilainya belum fokus. Hal tersebut disampaikan dalam pidato acara Musrenbang Nasional 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Rabu (26/4/17).

“Saya ingin ingatkan bahwa kita ini sudah bertahun-tahun. Anggaran kita tidak pernah fokus. Perencanaan kita tidak pernah fokus dan tidak memiliki prioritas yang jelas,” ujar Jokowi.

Jokowi melihat, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, mengalokasikan anggaran ke banyak pos. Hal ini menunjukan penganggaran yang sekadar rutinitas saja, tidak berupaya melakukan terobosan.

“Yang namanya prioritas, yang namanya fokus, itu di bawah tiga (program anggaran) saja. Atau kalau masih sulit, ya di bawah lima lah. Jangan semuanya menjadi prioritas,” ujar Jokowi dengan nada tinggi.

“Ini kebiasaan kita. Ini rutinitas yang mengulang-ulang. Ya, saya lihat hampir di semua daerah begitu. APBD saya baca, APBN saya baca,” lanjut dia.

Jokowi mencontohkan, pemerintah pusat kini memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan keterbukaan investasi. Dengan demikian, fokus anggaran hanya ke dua program itu saja selain belanja tetap semisal belanja pegawai dan sebagainya.

“Saya yakin hasilnya akan nampak. Tapi ya kalau mengulang-ulang, rutinitas saja, hasilnya? Ya lupakan saja,” ujar Jokowi.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017 diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas hingga 9 Mei 2017 mendatang di Hotel Bidakara, Jakarta. Musrenbangnas 2017 dihelat dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yang mengangkat tema Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan.

Acara dibuka Presiden RI Joko Widodo dan dihadiri pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri dan kepala lembaga pemerintah non kementerian, para gubernur, dan para bupati/walikota.

Musrenbangnas 2017 merupakan forum koordinasi antar kementerian/lembaga (K/L) dan antara pusat dan daerah untuk mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan dengan keluaran RKP 2018. Dalam Musrenbangnas ini, setiap prioritas nasional, program prioritas dan proyek prioritas beserta lokasinya akan dibahas bersama antara kementerian/lembaga dengan pemerintah provinsi. (Humas Bappeda)