Jawa Barat Wacanakan Jalan Lingkar di Tanjakan Emen Subang
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 15 Feb 2018 08:33 , Dilihat Sebanyak : 76 Kali

BANDUNG, TEMPO.CO — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan pemerintah provinsi tengah menyiapkan rencana membangun jalan lingkar yang memutari tanjakan Emen yang rawan kecelakaan di Subang. “Idealnya ke depan ada jalan lingkar supaya ada jalan alternatif,” kata Ahmad Heryawan di Bandung, Rabu, 14 Februari 2018.

Aher–sapaan Ahmad Heryawan mengatakan pembangunan jalan itu diperkirakan memakan waktu lama. “Tentu ini cukup lama, karena harus ada perencanaan, harus ada pembebasan lahan, dan macam-macam. Bisa dua tahun anggaran (pengerjaannya),” kata dia.

Menurut Aher, dalam jangka pendek, pemerintah provinsi Jawa Barat akan membangun jalan penyelamat atau escape road untuk antisipasi bus yang mengalami masalah pengereman yang tengah jalan menurun di tanjakan Emen. “Yang paling cepat itu escape road,” kata dia.

Aher mengatakan jalan jebakan itu akan dibuat di bahu jalan di sebelah kiri jalan menurun di tanjakan Emen. “Ada escape road, dibuat jalan berisi pasir dan nanjak. Ketika (kendaraan) membanting ke kiri, terjebak pasir, langsung melambat (karena bannya) selip. Kemudian kalau masih terus ke depan, ada jalur naik, sehingga dia berhenti,” kata dia.

Soal dana membangun jalan jebakan itu, Aher meminta Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang menggeser sejumlah anggarannya agar bisa membangun jalan penyelamat itu secepatnya. Dia juga menjajaki kemungkinan mendapat hibah dari pemerintah pusat untuk membangun jalan jebakan itu, termasuk CSR dari swasta. “Kami cari alternatifnya,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga Dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Guntoro mengatakan, tengah melakukan studi pembangunan jalan lingkar untuk menjadi alternatif pengendara kendaraan yang hendak melintasi tanjakan Emen dari Bandung menuju Subang. “Kita lagi survey terus. Apa mau di sebelah kiri atau kanannya, melingkari tanjakan Emen dari Bandung ke Subang,” kata dia di Bandung, Senin, 12 Februari 2018.

Jalan baru itu akan diberlakukan satu arah untuk kendaraan yang hendak turun dari arah Bandung menuju Subang. Titik berangkatnya selepas pertigaan jalan masuk Kawasan Wisata Alam Gunung Tangkubanparahu dan berakhir di Cagak, Subang. “Nanti seperti Lingkar Nagreg, kalau naiknya nanti satu arah di tanjakan Emen, dari Subang menuju Bandung. Nanti dari Bandung ke Subang lewat lingkar itu,” kata Guntoro.

Sementara untuk rencana jangka pendek membangun jalan jebakan itu, Guntoro mengatakan, ada tiga lokasi di sisi kiri jalan yang menurun di tanjakan Emen dari arah Bandung menuju Subang itu akan dibangun jalan penyelamat yakni di KM 179, KM 180, dan KM 181. “Di lokasi yang rawan itu kita buat jalan untuk jebakan,” kata dia.

Guntoro mengatakan, di bahu jalan di tiga lokasi itu akan dibangun ruang elak bagi kendaraan yang menghadapi kendala untuk menghindari kecelakaan. Pengemudi bus misalnya yang mengalami kegagalan fungsi rem bisa membanting kendaraannya ke bahu jalan yang akan dibuat menanjak. Jalan jebakan itu dipasang batu dan pasir untuk membantu laju bus berhenti.

Menurut Guntoro, anggaran pembangunan jalan jebakan di tanjakan Emen itu masih dihitung. “Kami lagi hitung anggarannya,” kata dia. (Ahmad Fikri)