Jabar Siagakan 5.072 Angkutan Darat Untuk Natal
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 22 Dec 2016 11:04 , Dilihat Sebanyak : 13 Kali

Antarajabar.comĀ – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyiagakan sekitar 5.072 sarana angkutan darat berupa bus antar kota dalam provinsi dan antar provinsi antar provinsi guna mengantisipasi kenaikan penumpang selama liburan Natal dan Tahun Baru.
“Pada 2015 lalu, kami dan Organda Jabar menyiapkan armada hingga 8000 armada. Tapi untuk armada bus sekarang jumlahnya 5.072 bus, sudah termasuk pariwisata,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik, di Bandung, Rabu.

Ia mengatakan turunnya jumlah armada bus yang disiapkan oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat pada tahun ini dikarenakan pada libur natal dan tahun baru 2016 jumlah penumpang yang memakai bus khususnya di jalur Pantura turun.

Menurut dia, dari pergerakan sebanyak 1.066.014 kendaraan pada tahun 2014 dan pada akhir tahun 2015 hanya mencapai 830.217 kendaraan.

“Sehingga armada untuk bus berkurang, karena libur akhir tahun lebih banyak bus pariwisata,” kata dia.

Walaupun jumlah armada darat yang disediakan berkurang, kata dia, namun pergerakan kendaraan pada libur akhir tahun ini akan meningkat dibanding sebelumnya sekitar 30-35 persen.

Ia menuturkan kenaikan terutama terjadi di jalur Selatan dan Tengah yang menjadi lintasan utama menuju objek wisata.

“Jadi Provinsi Jabar ini tujuan sekaligus lintasan, mudah-mudahan tidak terlalu banyak yang ke Jabar,” kata dia.

Dedi menuturkan moda transportasi darat yang dipastikan akan dipadati penumpang menurut pihaknya adalah kereta api.

Dengan adanya 31 jurusan dibuka, lanjut dia, maka diperkirakan ada 4,5 juta penumpang menggunakan kereta api saat libur panjang nanti dan asumsinya, ke-31 jurusan tersebut diisi sekitar 212 ribu penumpang.

“Hal ini diperkuat dengan habisnya tiket kereta api dari Bandung ke jurusan menuju Jawa Tengah dan Timur,” kata dia.

Sementara itu moda transportasi udara diperkirakan akan ada 82 pergerakan yang menggunakan 40 pesawat dari berbagai maskapai.

“Kami belum menerima informasi kemungkinan adanya penerbangan ekstra yang disediakan sejumlah maskapai. Yang baru dicadangkan dua pesawat, tapi belum ada konfirmasi lagi soal ekstra flight, kata dia.