Jabar Masuk 9 Provinsi Prioritas Program Indonesia Sehat
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 01 Dec 2016 11:38 , Dilihat Sebanyak : 25 Kali

Bisnis.com, BANDUNG–Provinsi Jawa Barat yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai 9 (Sembilan) provinsi prioritas Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.

Wagub Jabar Deddy Mizwar mengatakan sasaranya yaitu pada 2019 nanti ditargetkan seluruh Puskesmas di Jawa Barat dapat melaksanakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.

Ini menurutnya mengacu pada 12 indikator utama penanda kesehatan sebuah keluarga, yaitu:

(1) Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB) untuk meningkatkan cakupan persentase KB Aktif yang pada tahun 2014 tercapai 74,87% (di bawah rata-rata nasional 75,88%);

(2) Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan untuk meningkatkan cakupan persalinan di fasilitas kesehatan yang pada tahun 2013 tercapai 66,4%;

(3) Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap yang pada tahun 2015 tercapai 78,21%;

(4) Bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif yang pada tahun 2015 tercapai 45% (di bawah cakupan nasional 52,3%);

(5) Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan untuk meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan balita yang pada tahun 2015 tercapai 77,4% (di bawah target nasional 85%);

(6) Penderita Tuberculosis Paru mendapatkan pengobatan sesuai standar untuk meningkatkan Angka Kesembuhan (Cure Rate) yang pada tahun 2015 tercapai 81,8% (di bawah target 85%);

(7) Penderita Hipertensi melakukan pengobatan secara teratur untuk menurunkan prevalensi Hipertensi terhadap penduduk usia 18 tahun ke atas yang pada tahun 2015 tercatat 0,02%);

(8) Penderita Gangguan Jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak diterlantarkan;

(9) Anggota keluarga tidak ada yang merokok;

(10) Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN);

(11) Keluarga mempunyai akses sarana air bersih untuk meningkatkan cakupan akses penduduk terhadap  air minum berkualitas yang pada tahun 2015 tercapai 62,64%; dan

(12) Keluarga menggunakan jamban sehat untuk meningkatkan cakupan akses penduduk terhadap fasilitasi sanitasi layak yang pada tahun 2015 tercapai 66,70%.

“Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat, mari kita tingkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk menjadikan perilaku sehat sebagai kebutuhan dan gaya hidup dengan memulainya dari diri sendiri, anggota keluarga, lingkungan tempat kerja, sekolah, institusi pemerintah, komunitas, dunia usaha, hingga masyarakat,” ajaknya dalam rilis, Selasa (29/11/2016).