Hasil Pelaksanaan Verivikasi dan Validasi Data Kepala Keluarga Di Wilayah Genangan Waduk Jatigede
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 18 Jul 2014 14:37 , Dilihat Sebanyak : 15 Kali

Rapat yang digelar di Ruang Sidang Bidang Ekonomi tentang laporanHasil Pelaksanaan Verivikasi dan Validasi Data Kepala Keluarga (KK) Di Wilayah Genangan Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, dibuka oleh Kepala Bappeda Provinsi JabarProf. Dr. Ir. Deny Juanda P, DEA dan dihadiri oleh Asisten Deputi Infrastruktur Sumber Daya Air Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ir. Purba Robert M. Sianipar, MSCE., MSEM., Ph.D. Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIB ini, dihadiri juga oleh beberapa instansi terkait, Jum’at, (18/07).

Pembangunan waduk secara fisik sudah mencapai sekitar 93,00 % dan secara teknis siap dilakukan penggenangan, namun ada persoalan pokok yang harus segera dituntaskan terkait penanganan penduduk yang masih mendiami daerah genangan. “Proses ini sudah berjalan lama, harus segera diputuskan apakah akan digenangi atau tidak digenangi,” tutur Kepala Bappeda Jabar.

Ada  48 situs yang diperkirakan akan tergenang berkaitan dengan pembangunan Waduk Jatigede.Ada 33 situs yang telah selesai ditangani dan ada 15 situs yang belum selesai ditangani, terbagi menjadi 10 situs yang arah dan waktu relokasinya belum jelas dan 5 situs yang bentuk penanganannya belum disepakati.

Selanjutnya, Asisten Deputi Infrastruktur Sumber Daya Air Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ir. Purba Robert M. Sianipar menambahkan, bahwa Pemerintah berkomitmen untuk bisa menyelesaikan pembangunan Waduk Jatigede mulai tahun ini, semuanya akan dikomunikasikan dengan baik oleh semua pihak yang terkait. Proses tetap berjalan mengikuti “Good Governance”, hasil verivikasi dan validasi dari Samsat akan menjadi dasar, walaupun dalam laporannya masih ada beberapa yang perlu divalidasi, katanya.

Agenda rapat ini menghasilkan kesepakatan untuk membuat tim khusus pengosongan penduduk di daerah genangan, pihak TNI dan Polda bekerjasama dengan jajaran terkait akan disiapkan untuk mengamankan jalannya proses pengosongan lahan, dan tentunya akan dilakukan simulasi terlebih dahulu agar semuanya dapat berjalan dengan lancar.