Gubernur: Sejatinya, Harus Ada warga Jabar Jadi Pemimpin Bangsa
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 21 Aug 2013 20:29 , Dilihat Sebanyak : 21 Kali

Penulis: jabarprov.go.id

Heryawan berharap dengan hari jadi yang ke-100, Paguyugan Pasundan dapat menghadirkan prestasi yang luar biasa. Dengan dukungan sumberdaya manusia (SDM) yang unggul, maka sejatinya harus ada warga Jawa Barat yang mampu menjadi pemimpin bangsa. Untuk itu, kita harus bersungguh-sungguh dalam menyiapkan SDM agar memiliki daya saing tinggi.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan beserta Wakil Gubernur Deddy Mizwar menghadiri Peringatan Saabad Paguyuban Pasundan di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga)a, Jl Taman Sari, Kota Bandung, Selasa (20/8) pagi.

Peringatan seratus tahun Paguyuban Pasundan itu berlangsung meriah dengan gelaran aneka kesenian dan dihadiri ribuan undangan dari berbagai generasi yang memenuhi Gedung Sabuga.

“Sebagai etnis besar, Jawa Barat sejatinya mampu berkiprah di tingkat Nasional. Kemampuan SDM Jawa Barat harus menjadi ukuran keberhasilan pembangunan Nasional. Sehingga tidak ada salahnya bila kelak akan¬† ada Presiden ataupun Wakil Presiden yang berasal dari etnis Sunda atau Jawa Barat,” tegas Heryawan.

Heryawan mendorong agar warga Jawa Barat melakukan “diaspora” dengan menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia. Bahkan harus ada yang juga mengembara ke seluruh penjuru dunia. “Jadilah warga Jawa Barat yang sukses di seluruh penjuru dan pelosok dunia. Dan jika sukses maka jadilah pelopor pembangunan untuk memajukan Jawa Barat,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Banten Rano Karno dan sejumlah kepala daerah se Jawa Barat dan Banten. Sejumlah tokoh masyarakat pasundan juga hadir,  seperti; Ginanjar Kartasasmita, Solihin GP, Burhanudin Abdullah, Jumhur Hidayat, R Nuriana, dan Adang Darajatun Hadir pula sejumlah anggota DPR dan DPD RI daerah pemilihan Jawa Barat, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan DPRD Kota Bandung.

Sementara itu Wakil Gubernur Banten Rano Karno menyampaikan rasa bahagianya dapat menghadiri acara ini. Apalagi mengingat sejarah Provinsi Banten awalnya adalah bagian dari Jawa Barat. Dirinya berharap kehadirannya dapat diterima masyarakat Pasundan. “Salam hangat dari masyarakat Banten untuk masyarakat Jawa Barat. Semoga saya dapat hadir kembali dalam peringatan 101 Paguyuban Pasundan,” ujarnya.