Gubernur Jabar Lantik Delapan Pejabat Struktural Bappeda Jabar dan Pejabat Struktural Lainnya
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 02 Jul 2019 08:57 , Dilihat Sebanyak : 229 Kali

BANDUNG, BAPPEDA JABAR – 8 (delapan) pejabat struktural Bappeda Provinsi Jawa Barat beserta pejabat struktural lainnya resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22 Bandung, Senin (01/07).

Pejabat yang telah dilantik mengambil sumpah jabatan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 821.2/Kep.455-BKD/2019 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural/ Jabatan Administrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

8 (delapan) Pejabat Struktural Bappeda yang mutasi diantaranya:
1. Slamet Mulyanto Sudarsono, ST.MT menjadi Kepala Bidang Energi pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
2. Drs. Cepi Mahdi, MM menjadi Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya pada Dinas Kehutanan
3. Ani Widiani, ST.MSHS menjadi Kepala Bagian Kerjasama pada Sekretariat Daerah
4. Nanang Nurwasid, S.Pd menjadi Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus pada Dinas Pendidikan
5. Asep Nandang Rasadi, S.IP menjadi Kepala Unit Pelaksana TeknisDaerah Panti Pemberdayaan Sosial Bina Remaja CibabatCimahi pada Dinas Sosial
6. Deny Hermawan, ST.MT menjadi Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Citarum pada Dinas Sumber Daya Air
7. Dr. Tatang Suryana, S.SI. M.Si menjadi Kepala Bidang Usaha Kecil pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil
8. Ida Ningrum, S.Si. M.Pd menjadi Kepala Bidang Statistik pada Dinas Komunikasi dan Informatika

Sementara itu, 3 (tiga) pejabat struktural yang dimutasi ke Bappeda Provinsi Jabar diantaranya:
1. Eko Priastono, ST. MPPM menjadi Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
2. Ady Rachmat, ST. MT menjadi Kepala Bidang Fisik pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
3. Sutrisno, ST. MT menjadi Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan rotasi dan mutasi pejabat Eselon III di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat ini telah melalui pertimbangan matang dan dilakukan secara sobjektif.

“Tujuan dari rotasi dan mutasi itu adalah mengakselerasi pembangunan di Jawa Barat agar lebih ngabret.” jelasnya.

Dalam sambutannya, Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil- proses rotasi dan mutasi ini menggunakan sebuah metode yang lebih objektif dengan menempatkan The Man on the Right Place. Yaitu sebuah metode dengan review dari kolega. meminta masukan dari kolega yang setara bawahan dan atasan.

“Nah, ini jauh lebih objektif karena keseharian mereka akan dipantau. Dan mudah-mudahan hasil dari rotasi dan mutasi ini akan menjadikan mobil Jawa Barat Juara Lahir Batin akan berlari kencang menuju tujuannya dengan cepat. Karena ASN terbaik ditempatkan di posisi yang terbaik,” katanya

Emil juga selalu mengingatkan tiga hal wajib bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat. Pertama adalah integritas. Dia tak memungkiri bahwa banyak ‘godaan’ yang kerap menghampiri ASN saat menjalankan tugasnya.

“Kedua yaitu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Tugas seorang ASN adalah melayani masyarakat, bukan minta dilayani masyarakat,” jelasnya.

Ketiga, ASN wajib menjunjung tinggi profesionalitas. Guna merealisasikan hal tersebut, Emil meminta ASN untuk terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, apalagi zaman terus berubah dengan dinamis.