Gubernur Jabar: Keakraban Keluarga Cegah Pedofil
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 22 Mar 2017 10:39 , Dilihat Sebanyak : 32 Kali
Antarajabar.com

Antarajabar.com- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan salah satu cara untuk mencegah kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah usia (pedofil) ialah dengan membangun keakraban sesama anggota keluarga.
“Keakraban (di antara sesama anggota keluarga) kuncinya untuk terhindar dari pedofil, narkoba dan hal-hal negatif lain,” kata Ahmad Heryawan ketika dimintai pendapatnya tentang maraknya kembali kasus pedofil, di Gedung Sate Bandung, Selasa

Gubernur yang akrab disapa Aher ini menuturkan jika keakraban sesama anggota keluarga sudah terbangun dengan baik, setiap anak akan mudah mencurahkan isi hatinya kepada orang tua bukan kepada teman atau curhat di media sosial.

“Yang dikhawatirkan justru karena dengan orangtua kurang akrab guru kurang, malah kemudian curhatnya ke facebook kepada teman padahal temannya membahayakan. Berteman di dunia maya terkadang tidak jelas. Aki-aki (kakek-kakek) bisa ngaku anak muda,” kata Aher.

Oleh karena itu, ia mengimbau dan mengajak seluruh orang tua selalu memperhatikan buah hatinya dan upayakan menjadi tempat curhat yang nyaman bagi mereka.

“Kemudian sekolah, kami akan buat seluruh sekolah di Jawa Barat menjadi ramah anak. Kami jadikan sekolah sebagai rumah kedua,” kata dia.

Selain itu, ia juga meminta orang tua dan guru memantau anak ketika berselancar di dunia maya, khususnya saat menggunakan jejaring sosial agar terhindar dari kejahatan seksual di dunia maya.

“Mari kita awasi penggunaan media sosial oleh anak-anak. Kita gunakan media sosial untuk hal-hal positif, jangan ada kebohongan, hoax. Pokoknya kami minta orang tua untuk mengawasi anaknya,” kata dia.

Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya mengungkap praktik prostitusi khusus anak di bawah usia atau pedofilia secara daring melalui media sosial dengan akun “Official Loly Candys Group 18+”.

Akun grup itu dibuat pada September 2014 dengan jumlah anggota mencapai 7.497 orang yang menampilkan foto porno anak di bawah usia.

Petugas meringkus empat pelaku itu yakni MBU alias Wawan alias Snorlax (25), DS alias Illu Inaya alias Alicexandria (27), SHDW alias Siha Dwiti (16) dan DF alias T-Day (17). (Ajat S)