Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 17 Sep 2014 12:29 , Dilihat Sebanyak : 102 Kali

Dalam rangka Persiapan Penyusunan Strategi Pencapaian Misi 1 Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2013-2018 yaitu Membangun Masyarakat Jawa Barat yang Berkualitas dan Berdaya Saing, Bappeda Provinsi Jawa Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Ruang Sidang Bidang Penelitian, Pengendalian, dan Evaluasi, Selasa, (16/09/14).

“Ini merupakan FGD kedua yang merupakan lanjutan dari pertemuan pertama. FGD kedua lebih kearah pembangunan Jawa Barat, dengan harapan dapat mengidentifikasi permasalahan arah pembangunan terutama dari Sektor Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Budaya, Ketenagakerjaan, serta Sarana dan Prasarana,” tutur Kepala Bidang PPE Bappeda Jabar, Ir. Hj. Hany Yuhani, MPM.

Selanjutnya, Titah Yudhistira, S.T., M.T selaku narasumber menyampaikan bahwa, tujuan dari penyelenggaraan FGD ini untuk mengetahui arah pembangunanJawa Barat 2018-2025  pada Sektor Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial Budaya,dan Sarana Prasarana Jawa Barat berdasarkan wilayah pembangunan pada saat ini, mengidentifikasi masalah pada sektor-sektor tersebut yang terjadi dan berpotensi akan muncul (potential problem), serta berbagi informasi pengalaman-pengalaman pada sektor-sektor tersebut.

Selama proses diskusi berlangsung, seluruh Dinas terkait yang hadir tentunya menginginkan arah pembangunan Jawa barat yang lebih baik kedepannya. Seperti beberapa hal yang disampaikan oleh Dinas Industri dan Perdaganganserta Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jabar yang ingin mendorong peningkatan ekspor dengan memberikan pelatihan pada perlaku ekspor sekaligus mempromosikan produknya, sehingga outputnya dapat menghasilkan eksportir yang handal. Berbeda halnya dari Dinas Kesehatan yang mengaharapkan adanya perlindungan Puskesmas dan Tenaga Kesehatan. Semua Dinas harus berkoordinasi dengan semua sektor, agar arah pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik.

Hasil akhir yang diharapkan setelah pelaksanaan FGD berupa Dokumen arah pembangunan pada Sektor Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial Budaya dan Sarana Prasarana Jawa Barat berdasarkan Wilayah Pembangunanserta Dokumen pemetaaan masalah pada sektor-sektor tersebut yang terjadi dan berpotensi akan muncul (potential problem).