Counting Down 666 Masuk Rekor MURI
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 10 Nov 2014 02:13 , Dilihat Sebanyak : 21 Kali
BANDUNG – Kegiatan melukis 666 wajah oleh 6 pelukis dalam 66 menit yang digelar Pengurus Besar PON Jabar, pada acara Counting Down 666 menuju Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke-XIX/2016 Jabar masuk rekor MURI. Kegiatan tersebut masuk catatan Rekor MURI dengan kategori Melukis Wajah Terbanyak Secara Serempak.
Penghargaan dari MURI tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Director MURI Osmar Semesta Susilo kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.
Terkait itu Wakil Director MURI Osmar Semesta Susilo mengatakan kegiatan melukis 666 wajah itu tercatat sebagai rekor baru, dimana 6 pelukis melukis 666 wajah dalam waktu 66 menit.
“Ini masuk pada kategori melukis dengan jumlah peserta terbanyak. Ini masuk Rekor MURI yang ke 6719,” jelas Osmar kepada wartawan, usai memberikan penghargaan Rekor Muri kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada acara Counting Down 666 menuju PON 2016 di Car Free Day Dago, Minggu (9/11).
Terkait itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, pemecahan rekor MURI dengan melukis wajah terbanyak sendiri merupakan bagian sosialisasi dari pelaksanaan PON 2016.
Dengan itu diharapkan masyarakat bisa mensukseskan PON di Jabar.
“Olah raga merupakan budaya, maka mari kita sukseskan secara bersama sama,” katanya.
Menurutnya agenda ini akan terus disosialisasikan agar masyarakat Jabar merasakan semaraknya dan turut menyukseskan PON 2016 nanti.
“666 hari lagi PON ke XIX akan diselengarakan. Jadi tiap 111 hari kita lakukan sebuah langkah, sebuah seremoni. Dari 999, 888, 777 dan sekarang 666. Kedepan juga akan terus kita lakukan. Dan maksud dari 666 PON ini adalah dalam rangka sosialiasi, supaya masyarakat Jawa Barat aware, tersadarkan, tahu bahwa di jawa barat pada bulan September 2016 yang akan datang akan ada PON yang ke 19, penyelenggaranya adalah Porvinsi Jawa Barat. Dan Alhamdulillah kita menjadi penyelengara PON yang ke 5 setelah PON di daerahkan,” kata Heryawan.
Lebih lanjut Heryawan pun mengatakan, pada PON 2016 nanti Provinsi Jabar merupakan tuan rumah penyelenggara. Sehingga ajang PON ini bisa menjadi langkah untuk membenahi sarana olah raga. Pihaknya berharap Pelaksanaan PON bisa meningkatkan sarana olah raga di Jabar, termasuk turut mendongkrak prestasi atlet atau bahkan melahirkan atlet baru Jawa Barat.
“Ini sebagai sebuah momentum untuk meningkatkan sarana olah raga. Yang tadinya kita tidak lengkap Venue-nya tapi berkat PON jadi lengkap venue kita. Gara-gara PON prestasi kita semakin meningkat, gara-gara PON dilaksanakan di Jawa Barat. Dan itulah yang ingin kita hadirkan. Sehingga PON di Jawa Barat ini, lebih gebyar daripada PON-PON daerah sebelumnya. Karena kita sudah belajar dari Surabaya, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan dari Riau, Sehingga dari pelajaran tersebut kita praktekan, jadi pada 2015 seluruh venue sudah selesai. 2016 tidak ada bangunan baru. Yang ada hanya melengkapi sarana-pra sarananya,” katanya.
Lebih lanjut Heryawan pun mengatakan, untuk pelaksanaan PON 2016, pihaknya mencanangkan Catur Sukses PON. Pihaknya berharap pesta nasional yang diselengarakan di Jawa Barat tersebut bisa sukses penyelenggaraan. “Kita juga ingin sukes prestasi dimana sukses tersebut dihadirkan dengan terciptanya rekor. Baik itu rekor PON, rekor nasional, rekor Sea Games, rekor Asian Games, bahkan rekor dunia. Kemudian ditandai juga dengan hadirnya juara Umum bagi kontingen Jawa Barat. Yang ketika sukses Ekonomi dan ke-Empat, sukses administrasi, karena kita ini supaya penyelenggaraan ini bersih tidak ada kongkalingkong, penggelapan uang atau korupsi. Sehingga selesai PON, administrasi bersih, tidak ada urusan apapun dengan hukum, Karenanya BPK masuk menjadi kepanitian, begitu pula dengan Polda dan Kejaksaan yang menajdi penasehat Panitia PON.” Jelasnya