Bulog: Stok Beras di Jawa Barat Aman
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 24 Feb 2015 17:39 , Dilihat Sebanyak : 39 Kali

Bandung: Kepala Perusahaan Umum Bulog Divis Regional Jawa Barat, Alip Affandi, menegaskan stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 98 ribu ton. Stok itu mencukupi untuk kebutuhan beras di Jawa Barat hingga 3 bulan ke depan. “Stok beras masih cukup sampai panen lagi,” kata Alip di Bandung, Senin, 28 Februari 2015.

Alip menambahjan Bulog tengah bersiap menggeser berasnya di gudang-gudang Bulog yang berada di daerah Pantura yang bersiap akan panen. “Kami akan geser ke daerah yang panennya belum banyak, seperti Bandung, Cianjur, serta Ciamis. Di Pantura sebentar lagi akan panen dan gudangnya akan kami kosongkan,” ujar dia.

Menurut Alip, hingga saat ini baru lima daerah di Jawa Barat yang menggelar operasi pasar untuk menekan harga beras, yakni Kota Bandung, Ciamis, Kota Bogor, Kota Depok, serta Bekasi. “Kami masih ada senjata lagi, operasi pasar akan digencarkan kalau memang diperlukan,” katanya.

Sementara itu, penyaluran beras untuk warga miskin juga akan dipercepat. Alip mengakui penyalurannya terhambat karena baru dimulai pada akhir Januari 2015 lalu. Hingga saat ini baru 80 persen beras Raskin jatah Januari 2015 tersalurkan di Jawa Barat. “Kami akan rapat koordinasi untuk mempercepat penyaluran Raskin ini,” kata Alip.

Alip mengklaim harga beras dalam waktu dekat akan turun seiring dengan panen yang sudah mulai di sejumlah daerah, seperti di Jawa Tengah yang sudah mulai panen. Harga gabah kering panen (GKP) pekan lalu mencapai Rp 4.800 per kilogram. Dengan ada beberapa daerah mulai panen, harga gabah kering panen sudah bergeser menjadi Rp 4.500. Dengan rendeman 55 persen, berarti harga beras di pasaran sekitar Rp 8.000.

Catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat atas harga beras IR-64/II di empat pasar di Kota Bandung bervariasi. Mayoritas harga beras itu mencapai Rp 11 ribu per kilogram, yakni di Pasar Baru, Pasar Kiaracondong, serta pasar Sederhana. Sementara di Pasar Kosambi harganya Rp 10 ribu per kilogram.