Bandara Kertajati terus Dikritik, Ridwan Kamil tak Gentar
Di Posting Oleh : bappeda jabar humas, Tanggal : 11 Apr 2019 17:35 , Dilihat Sebanyak : 28 Kali

BANDUNG, Bisnis.com — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai kritik terhadap sepinya Bandara Kertajati, Majalengka merupakan tantangan bagi pihaknya.

Ridwan Kamil mengatakan kritik dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dan pihak lain akan dituntaskan pihaknya seiring waktu.

“Intinya semua tantangan di Jabar ini sedang siselesaikan perlahan,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Kamis (11/4/2019).

Dia mengaku persoalan sepinya penerbangan dari Kertajati karena bandara seluas 1800 hektar tersebut diresmikan saat Tol Cisumdawu belum selesai. Ini berpengaruh pada keengganan penumpang menempuh jarak yang jauh dari Bandung.

“Kalau Cisumdawu belum selesai pemindahan BIJB dari Husein pun merugikan penumpangnya. Karena jaraknya terlalu jauh berputar-putar menghabiskan waktu. Jadi situasinya seperti itu,” paparnya.

Pihaknya juga meminta media melihat contoh bandara-bandara baru di Indonesia yang sempat mengalami hal yang sama dengan Kertajati.

“Dan kalau rekan media ada riset bandara di Indonesia yang di daerah gak ada yang rame dalam lima tahun. Rata-rata masih mengalami permasalahan,” katanya.

Melihat hal itu, pihaknya optimis urusan ramainya bandara akan selesai pada waktunya. Namun dirinya juga meminta agar pemerintah turut mendorong percepatan Tol Cisumdawu.

“Saya orangnya optimis, tapi masukan itu diterima untuk membuat kita maju. Ya saya juga kembalikan ke pemerintah pusat mohon Cisumdawu dipercepat karena itu proyek pemerintah pusat. Jadi konektivitas ke bandara kait mengait dengan hal itu,” ungkapnya.