Ahmad Heryawan: Jatigede Siap Digenangi
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 25 Nov 2014 02:21 , Dilihat Sebanyak : 49 Kali
BOGOR – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan semua persoalan terkait warga yang tinggal di lokasi pembangunan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, rampung. Waduk seluas 4.973 hektar itu pun menurut dia sudah siap digenangi.
“Jatigede akan segera digenangi. Persoalan sosialnya sudah terselesaikan dengan Perpres. Perpres Insya Allah minggu depan selesai,” kata Heryawan di Istana Bogor, Senin (24/11/2014), seusai mengikuti pertemuan para gubernur dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Menurut Heryawan, pemberian kompensasi kepada warga yang tanahnya tergenang waduk Jatigede akan dilakukan pada Januari 2015. Heryawan menyebut nilai kompensasi itu “cukup menggembirakan”.
Selain itu, imbuh Heryawan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan membina warga dari daerah yang tergenangi waduk ini. “Jangan sampai mereka menerima uang pembebasan lahan plus uang pindah, tapi kemudian mereka tidak punya rumah. Kami pantau terus supaya merkea tidak jadi persoalan baru,” kata dia.
Heryawan pun mengatakan, hutan di lokasi pembangunan waduk juga bakal segera dibersihkan. Ratusan pohon yang menghasilkan ratusan kubik kayu, sebut dia, akan ditebang. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata dia, akan menyerahkan kayu itu kepada Pemerintah Pusat.
“Tentu kayu punya nilai ekonomi. Haknya hak pemerintah pusat, mungkin bisa diberikan kepada Perhutani, dan kemudian (area waduk) digenangi,” ucap Heryawan.
Terkait situs-situs bersejarah yang juga ada di lokasi bakal tergenangi waduk, janji Heryawan, akan dipindahkan. Dari hasil pendataan teknis Dinas Budaya dan Pariwisata Jawa Barat sejak 2009 hingga 2011, tercatat ada 42 lokasi situs.
Sebanyak 32 situs berada di dalam area waduk, sedangkan 10 situs lainnya akan dikelilingi air. Kebanyakan situs berupa makam keramat pendiri kampung. Sebagian lagi merupakan makam tokoh penyebar agama Islam pada abad ke-16 dan makam raja-raja.
Heryawan mengaku juga menyampaikan perkembangan pembangunan Waduk Ciawi kepada Presiden dalam pertemuan di Istana Bogor teresebut. “Waduk Ciawi kecil, tidak terlalu besar waduknya, tapi bermakna ikut menyelesaikan banjir Jakarta, kemudian juga menjadi air baku untuk penyediaan air bersih bagi Jakarta,” tutur dia.