Aher: Kupon Qurban Untuk Masyarakat Tak Mampu
Di Posting Oleh : HUMAS BAPPEDA JABAR, Tanggal : 13 Sep 2016 10:13 , Dilihat Sebanyak : 83 Kali

KOTA BANDUNG – Usai menggelar Shalat Idul Adha 1437 H dan memotong hewan qurban di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Gubernur Ahmad Heryawan (Aher) kemudian melaksanakan pemotongan hewan qurban di lingkungan rumah dinasnya di Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1 Kota Bandung, Senin (12/9/16).

Di rumah dinasnya ini Aher memotong dua ekor sapi dan enam ekor domba yang merupakan hewan qurban milik istrinya Netty Prasetiyani Heryawan serta anak-anaknya. Daging qurban ini kemudian akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar Gedung Pakuan. Di sela-sela dia memotong hewan qurban tersebut, Aher mengatakan dengan nilai sosial yang melekat pada Hari Raya Idul Adha, daging qurban yang ada mesti dibagikan kepada fakir-miskin atau masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu, dia menghimbau agar kupon daging qurban yang ada agar bisa diberikan kepada masyarakat yang tak mampu.

“Yang paling utama didistribusikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan yaitu fakir-miskin. Jadi saya imbau kupon didistribusikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Kalau yang mampu tidak kebagian ya tidak apa-apa,” kata Aher.

“Jangan sampai di sebuah tempat ada masyarakat yang tidak mampu malah tidak kebagian,” tambahnya.

Sebelumnya, Aher memotong hewan qurban miliknya serta sumbangan dari Presiden RI Joko Widodo di Masjid Raya Bandung. Aher menuturkan dia merasakan kenikmatan tersendiri tatkala memotong hewan qurban miliknya sendiri, karena hal tersebut juga membutuhkan sebuah keberanian.

“Kita menyembelih sendiri rasanya lebih afdhol, sebab ini juga butuh keberanian. Ini juga setara dengan butuh keberanian dalam hidup bersosial,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Aher pun meminta agar masyarakat bisa memilih hewan qurban yang layak dan sehat untuk dijadikan hewan qurban, yakni hewan yang berlabel sehat atau telah dinyatakan sehat oleh pihak terkait. “Hewan yang layak dikonsumsi adalah yang sehat, baik yang untuk qurban ataupun bukan untuk kurban,” tukasnya.